Doctor X hingga 100 Days of Deception: Tiga Drakor Bintang Top Ramaikan Netflix Oktober 2026
Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Tiga drama Korea bergenre berbeda akan mewarnai lini masa streaming penonton Asia pada Oktober 2026, mulai dari thriller medis Doctor X hingga drama spionase 100 Days of Deception. Ketiganya hadir dengan barisan aktor kelas berat yang siap menarik penonton dari awal tayang.
Kim Ji-won memimpin layar kaca lewat Doctor X, sebuah remake dari serial Jepang yang populer. Drama ini menandai kembalinya aktris tersebut ke serial TV setelah dua tahun, terakhir kali ia bersinar di Queen of Tears pada 2024. Sebagai Kye Soo-jeong, ia menghidupkan karakter ahli bedah genius yang ditempatkan di Rumah Sakit Universitas Guseo melalui agensi Jang Hee-sook (Lee Jung-eun). Penonton akan menyaksikan bagaimana ia mengungkap celah di dunia medis sambil menjalin hubungan rumit dengan direktur Bu Seung-kwon (Son Hyun-joo) dan dokter magang Park Tae-kyeong (Kim Woo-seok).
Beralih ke romansa fantasi, Kim Young-kwang dan Chae Soo-bin beradu akting dalam Take Charge of My Heart yang tayang 9 Oktober. Kim Young-kwang memerankan Baek Ho-rang, eksekutif TS Group yang bergantung pada jantung buatan dengan daya listrik menipis. Nasibnya mempertemukannya dengan Na Bo-bae (Chae Soo-bin), penulis naskah dengan kekuatan listrik statis akibat tersambar petir saat kecil. Konflik bermula ketika Na Bo-bae menyadari aliran listriknya tidak melukai Baek Ho-rang, padahal ia selalu mengenakan sarung tangan untuk menghindari sengatan. Pertemuan di rumah sakit saat insiden pemadaman listrik menegaskan ketergantungan energi itu, memicu kontrak unik antar keduanya untuk menjaga jantung buatan tetap berfungsi hingga tiga bulan ke depan.
Sisi sejarah dan spionase digarap lewat 100 Days of Deception dengan latar 1930-an di Gyeongseong yang diduduki Jepang. Kim You-Jung berperan sebagai Lee Ga-gyeong, pencopet yang ambisius ingin pindah ke AS. Ia direkrut Yoo So-ran (Kim Hyun-joo), penembak jitu dari organisasi anti-Jepang Gugukdan, yang juga melibatkan koresponden Lee Mu-Saeng. Misi mereka mengincar Shinichi Sato (Jin Sun-kyu), Direktur Jenderal Pemerintah-Jenderal Chosen. Lee Ga-gyeong menyusup sebagai calon penerjemah selama 100 hari, tempat ia bertemu Kim Tae-woong (Park Jin-young), putra angkat target yang fasih tiga bahasa.
Penonton diharapkan dapat memilih genre sesuai selera karena variasi tema yang kuat: medis, fantasi romantis, dan thriller periode. Keberagaman latar belakang karakter dari dokter genius hingga agen rahasia era kolonial menunjukkan upaya produksi memanjakan mata dan telinga audiens. Setiap drama membawa dinamika hubungan unik yang menjadi daya tarik utama, bukan sekadar plot.
Tiga judul ini menjadi penanda keberagaman industri drama Korea dalam memanjakan penonton. Dari rumah sakit modern hingga jalanan Gyeongseong 1930-an, kualitas naskah dan pemilihan aktor tetap menjadi kunci. Penonton kini memiliki banyak pilihan untuk mengisi waktu santai akhir Oktober.
Analisis Redaksi
Penyebaran drakor di Netflix menunjukkan strategi distribusi global yang cerdas. Dengan meremake Doctor X, produsen membuktikan formula Jepang masih relevan di pasar Korea, menandakan kolaborasi kreatif lintas negara Asia sedang menguat. Kembalinya Kim Ji-won sebagai magnet penonton juga menjadi indikator bahwa nama besar tetap mampu menjaring audiens lintas genre, dari drama emosional ke thriller kompleks.
Elemen fiksi ilmiah dalam Take Charge of My Heart menandai eksplorasi tema 'superpower' yang jarang ditemukan di drakor utama. Pendekatan romantis-fantasi ini menandakan produsen mulai berani keluar dari pakem melodrama standar. Sementara itu, 100 Days of Deception membuktikan nostalgia sejarah Korea masih punya pasar kuat, terutama dengan visualisasi era kolonial Jepang yang detail.
Yang perlu diwaspadai adalah jenuhnya konsumsi drama serupa. Dengan tiga judul tayang di bulan yang sama, persaingan antar produksi akan ketat dalam memperebutkan rating dan perhatian media sosial. Sukses tiga judul ini akan menjadi tolok ukur seberapa jauh produksi berani mengambil risiko kreatif sebelum musim dingin 2026.


