KPop Demon Hunters Kuasai 65 Pekan di Top 10 Netflix, Geser Rekor Awet Film Animasi
Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

KPop Demon Hunters masih bertahan di posisi kedelapan tangga film terpopuler Netflix global pada periode 14-20 September 2026, menegaskan dominasi anomali film berdurasi 1 jam 40 menit ini di pasar streaming internasional.
Menurut data resmi platform tersebut, film ini mengumpulkan 2,5 juta total views dengan akumulasi waktu tonton mencapai 4,2 juta jam dalam satu pekan. Angka ini memastikan film tersebut tetap menempel di Top 10 secara kumulatif selama 65 pekan, meskipun tidak selalu berurutan karena sempat terlempar selama satu pekan sebelum kembali menembus jajaran teratas.
Ketahanan KPop Demon Hunters berjarak signifikan dibandingkan pesaing terdekatnya di tangga lagu yang sama. Shrek baru mencapai pekan ke-19 dan tertahan di posisi ke-10, sementara Puss in Boots: The Last Wish baru memasuki pekan ketujuhnya di peringkat ke-7. Di puncak daftar, Why Did I Get Married Again? mengungguli semua dengan 9,7 juta tayangan di pekan keduanya, disusul The Whisper Man (6,2 juta) dan Riot (5,2 juta).
Rekor ini bukan sekadar statistik mingguan. Dalam laporan What We Watched Netflix periode Januari-Juni 2026, KPop Demon Hunters telah terverifikasi sebagai film keempat paling banyak ditonton di seluruh dunia sepanjang masa dengan total 130,4 juta views. Status ini diperkuat oleh predikat film pemenang Piala Oscar 2026, yang menjadikannya fenomena jarang di mana sebuah film animasi mampu mempertahankan relevansi hingga lebih dari satu tahun.
Para pengamat industri mencatat bahwa basis penggemar yang terus tumbuh di berbagai belahan dunia menjadi pendorong utama daya tahan ini. Berbeda dengan tren viral sesaat, konsistensi views mingguan yang stabil menunjukkan adanya penonton berulang, bukan hanya penonton pertama. Ini menandai pergeseran perilaku penonton dari konsumsi impulsif menuju antrean tontonan yang direncanakan.
Analisis Redaksi
Kapabilitas Netflix dalam menahan film ini di Top 10 selama 65 pekan mengindikasikan algoritma rekomendasi yang sangat kuat dan loyalitas audiens yang melampaui siklus hidup produk hiburan biasa. Fakta bahwa film ini pernah terlempar lalu kembali membuktikan ketahanan fundamental, bukan hanya keberuntungan algoritma jangka pendek.
Dampak bagi publik adalah semakin besarnya tekanan kompetitif bagi film animasi konvensional. Jika KPop Demon Hunters bisa mempertahankan posisi setelah 65 pekan, film-film baru yang lebih pendek durannya harus berlomba untuk mempertahankan antusiasme serupa agar tidak tenggelam cepat dalam daftar.
Ke depannya, tren ini kemungkinan mendorong studio film untuk memperpanjang distribusi streaming dan mengoptimalkan konten episodik atau fitur bonus. Pemasaran harus bergeser dari peluncuran satu kali ke strategi retensi audiens jangka panjang, mengingat durasi tayangan kumulatif kini menjadi metrik utama keberhasilan, bukan sekadar angka peluncuran.