Bulutangkis Asian Games 2026: Indonesia Tantang Taiwan di Perempat Final Beregu Putri Pagi Ini

Olahraga
Dimas PratamaDimas Pratama
Sumber: CNN Olahraga
Dimas Pratama
Dimas Pratama
Pengamat Olahraga

Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Bulutangkis Asian Games 2026: Indonesia Tantang Taiwan di Perempat Final Beregu Putri Pagi Ini
BAGIKAN:

Tim bulutangkis beregu putri Indonesia langsung menghadapi ujian berat pada perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Skuad Merah Putih dijadwalkan bentrok dengan Taiwan di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Selasa (22/9), mulai pukul 09.30 waktu setempat atau 07.30 WIB. Laga krusial ini bisa disaksikan secara langsung melalui siaran televisi TVRI dan layanan live streaming Vidio.com.

Jalan menuju delapan besar tidak mudah bagi kedua tim. Indonesia harus melewati babak 16 besar lebih dulu sebelum mengamankan tiket perempat final. Taiwan justru melangkah tanpa keringat. Mereka mendapat bye sebagai salah satu tim unggulan dan langsung menunggu lawan di fase gugur ini. Perbedaan ritme pertandingan tersebut bakal menjadi faktor penentu di lapangan nanti pagi.

Skuad Indonesia tampil dominan saat membungkam Mongolia 3-0 pada Minggu (20/9). Putri Kusuma Wardani membuka jalan kemenangan dengan menundukkan Tselmeg-Od Enkhlen lewat skor telak 21-4, 21-4. Tekanan terus berlanjut ke sektor ganda. Pasangan Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum menghajar Chuluunbat K./Ganbat Enkhjin hanya dalam dua game singkat, 21-2, 21-7.

Thalita Ramadhani Wiryawan menutup pesta kemenangan Indonesia hari itu. Ia memastikan skor akhir 3-0 setelah mengalahkan Kherlenbaatar 21-3, 21-5. Tiga kemenangan beruntun tanpa kehilangan satu game pun menunjukkan kedalaman skuad yang solid. Namun, level persaingan melawan Taiwan jelas menuntut standar permainan berbeda dari apa yang mereka tunjukkan kontra Mongolia.

Pertemuan kali ini membawa memori pertarungan sengit di Piala Uber 2026. Kala itu, Indonesia nyaris tersingkir setelah tertinggal 1-2 lebih dahulu. Tim Merah Putih akhirnya membalikkan keadaan dan menang tipis 3-2. Putri KW tercatat menjadi salah satu pemain yang menyumbangkan poin krusial untuk menjaga asa Indonesia tetap hidup pada turnamen tersebut.

Taruhan laga pagi ini sangat besar. Jika berhasil melewati hadangan Taiwan, Indonesia berhak melaju ke semifinal yang sudah dijadwalkan berlangsung pada Rabu (23/9). Tiket empat besar sekaligus menjamin satu tempat di perebutan medali. Para pendukung Tanah Air tentu berharap momentum kemenangan atas Mongolia bisa dibawa masuk ke arena pertandingan hari ini.

Analisis Redaksi

Kemenangan 3-0 atas Mongolia memang melegakan, tetapi bukan tolok ukur akurat untuk menilai kesiapan Indonesia menghadapi Taiwan. Mendapat bye di babak awal memberi keuntungan fisik signifikan bagi skuad Taiwan. Mereka menyimpan tenaga penuh sementara para pemain Indonesia sudah menguras energi meski lawannya relatif ringan. Pelatih harus pintar mengatur rotasi agar kelelahan mental dan fisik tidak menggerogoti performa anak asuhnya sejak game pertama.

Cerita comeback 3-2 di Piala Uber 2026 adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, pengalaman bangkit dari ketertinggalan memberi keyakinan psikologis bahwa Taiwan bisa ditaklukkan. Di sisi lain, fakta bahwa Indonesia sempat tertinggal 1-2 membuktikan betapa rapatnya pertahanan lawan. Mengandalkan drama kejar-mengejar seperti di Piala Uber terlalu berisiko pada format perempat final Asian Games yang tekanannya jauh lebih masif.

Langkah paling logis bagi tim pelatih adalah menurunkan komposisi terkuat sejak partai pembuka. Membiarkan Taiwan memimpin lebih dulu akan membuat tekanan bergeser sepenuhnya ke pundak pemain muda kita. Perebutan medali sudah di depan mata. Konsistensi taktik dan kematangan mental hari ini akan menentukan apakah Indonesia pulang membawa logam berharga dari Ichinomiya City Municipal Gymnasium atau sekadar catatan sejarah partisipasi.

Meow! Tanya Nesi!
😸