Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Saham MNC Bank Plunges 65% in 10 Months Amid QRIS Outages and OJK Intervention

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNBC Market & Saham
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Saham MNC Bank Plunges 65% in 10 Months Amid QRIS Outages and OJK Intervention
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Pasar modal Indonesia sedang mencatatkan salah satu kinerja paling negatif pada sektor perbankan tahun ini.
  • (BABP) atau MNC Bank mengalami koreksi tajam sebesar 65,45% secara year-to-date, menyentuh level psikologis Rp19 per saham berdasarkan data terbaru.
  • Penurunan dramatis ini menandai penurunan signifikan dari harga awal tahunnya, menempatkan MNC Bank sebagai salah satu emiten dengan performa terburuk di Bursa Efek Indonesia sepanjang 10 bulan terakhir.

Pasar modal Indonesia sedang mencatatkan salah satu kinerja paling negatif pada sektor perbankan tahun ini. Saham PT Bank MNC International Tbk. (BABP) atau MNC Bank mengalami koreksi tajam sebesar 65,45% secara year-to-date, menyentuh level psikologis Rp19 per saham berdasarkan data terbaru. Penurunan dramatis ini menandai penurunan signifikan dari harga awal tahunnya, menempatkan MNC Bank sebagai salah satu emiten dengan performa terburuk di Bursa Efek Indonesia sepanjang 10 bulan terakhir.

Pergerakan harga BABP menunjukkan tren yang tidak stabil. Setelah menguat di bulan Januari, saham ini diterpa koreksi sejak Maret dan berada di zona merah atau di bawah Rp50 per saham selama periode Juni hingga akhir September. Titik balik penting terjadi pada 28 September 2026, ketika harga ditutup turun ke Rp43, mengawali fase koreksi signifikan yang belum menunjukkan tanda pemulihan. Data historis menunjukkan rentang fluktuasi harga BABP berada di antara Rp19 hingga Rp68 sepanjang tahun berjalan ini.

Badai Permasalahan Internal: Masalah QRIS dan Sengketa Hukum

Sentimen negatif yang menghantam harga saham MNC Bank tidak lepas dari serangkaian masalah internal yang membayangi grup tersebut. Masalah operasional baru-baru ini menjadi pemicu utama kekhawatiran investor. Nasabah MNC Bank dilaporkan mengalami kesulitan serius dalam bertransaksi melalui QRIS dan transfer, bahkan sampai kesulitan menarik dana mereka. Masalah teknis ini dikabarkan bermula pada 28 Oktober 2026 dan telah memicu banyak keluhan dari pengguna di media sosial.

Di samping masalah teknis, ketegangan hukum antara Grup MNC dan pengusaha Jusuf Hamka juga masih berlanjut. Emiten jalan tol, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP), memenangkan sebagian gugatan melawan Hary Tanoesoedibjo dan PT MNC Asia Holding Tbk. (BHIT). Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mewajibkan Hary Tanoe dan MNC Asia Holding membayar ganti rugi materiil sebesar US$28 juta atau sekitar Rp484 miliar (kurs Rp17.300) beserta bunga 6% per tahun terhitung sejak 9 Mei 2002. Meski BHIT telah mengajukan banding, kasus ini tetap menjadi pemberat reputasi grup.

Respons OJK: Langkah Pengawasan dan Proteksi Konsumen

Menanggapi kekacauan layanan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan perhatian serius terhadap kasus ini. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa regulator terus memantau kondisi bank dan mendalami permasalahan yang terjadi untuk memastikan kewajiban kepada nasabah terpenuhi. "OJK senantiasa menjalankan pengawasan terhadap industri perbankan secara berkelanjutan dan berbasis risiko. Terkait MNC Bank, OJK menentukan langkah pengawasan yang diperlukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap kondisi bank dan ketentuan yang berlaku," ujar Dian.

Dian menambahkan, OJK tetap mengedepankan perlindungan konsumen serta prinsip kehati-hatian dalam setiap tindakan. Pengawasan ini juga mencakup pemantauan likuiditas dan potensi risiko sistemik yang dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan secara keseluruhan. Langkah-langkah yang diambil OJK kini menjadi kunci pemulihan kepercayaan investor terhadap MNC Bank sebelum koreksi harga ini semakin dalam.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ