Honda RS125 Final Edition Meluncur di Filipina, Edisi Pamungkas Sebelum Disuntik Mati 2028
Membawa perspektif segar dalam dunia otomotif roda dua dari kacamata perempuan.

- Honda Filipina resmi meluncurkan Honda RS125 Final Edition , edisi pamungkas dari lini motor bebek sporty yang telah menemani konsumen selama hampir dua dekade.
- Motor ini akan diproduksi secara terbatas sebanyak 20.000 unit sebelum proses produksinya dihentikan sepenuhnya pada Maret 2028 .
- Peluncuran ini menandai akhir perjalanan salah satu model paling ikonik dalam keluarga Cub di pasar Asia Tenggara.
Honda Filipina resmi meluncurkan Honda RS125 Final Edition, edisi pamungkas dari lini motor bebek sporty yang telah menemani konsumen selama hampir dua dekade. Motor ini akan diproduksi secara terbatas sebanyak 20.000 unit sebelum proses produksinya dihentikan sepenuhnya pada Maret 2028. Peluncuran ini menandai akhir perjalanan salah satu model paling ikonik dalam keluarga Cub di pasar Asia Tenggara.
Sepanjang masa penjualannya, Honda RS125 mencatatkan penjualan kumulatif lebih dari 350.000 unit di Filipina. Jika di Indonesia masyarakat mengenal Honda Sonic 150R sebagai andalan motor bebek underbone, maka di Filipina, RS125 memegang peranan serupa. Penghentian produksi ini bukan disebabkan oleh hilangnya peminat, melainkan bagian dari strategi restrukturisasi produk Honda untuk memberi ruang bagi generasi motor berikutnya, meskipun pabrikan belum mengumumkan model penggantinya.
Pembaruan Estetika Eksklusif dan Spesifikasi Mekanis
Sebagai penutup perjalanannya, Honda menyegarkan tampilan RS125 Final Edition melalui grafis Stealth Stripe pada bagian fairing samping serta penyematan emblem khusus bertuliskan Final Edition. Konsumen ditawarkan dua pilihan warna eksklusif:
- Matte Axis Gray Metallic
- Pearl Sylvestris Gray
Kedua varian didominasi warna abu-abu dengan detail grafis berbeda, namun tetap mempertahankan desain lampu depan, lampu belakang Sharp Taillight, dan karakter bodi sporty khas RS125. Dari sisi mekanis, tidak ada perubahan besar. Motor ini masih mengandalkan mesin satu silinder 125 cc, empat langkah, SOHC, dua katup, pendingin udara, dengan sistem injeksi PGM-FI. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 9,5 dk pada 7.500 rpm dan torsi 9,55 Nm pada 6.500 rpm yang disalurkan melalui transmisi manual empat percepatan.
Dukungan Fitur Praktis dan Strategi Penjualan Terbatas
Untuk menunjang penggunaan harian, Honda membekali RS125 Final Edition dengan suspensi depan teleskopik dan dua peredam kejut belakang. Kedua roda berukuran 17 inci dipadukan dengan ban 70/90-17 di depan dan 80/90-17 di belakang, sementara sistem pengereman mengandalkan cakram hidrolik di depan dan tromol di belakang. Dengan bobot sekitar 104 kg, tinggi jok 767 mm, dan jarak sumbu roda 1.228 mm, motor ini dirancang ergonomis untuk komuter perkotaan.
Fitur praktis lainnya mencakup panel instrumen ganda, ruang penyimpanan berbentuk U di bawah jok, serta desain jok yang mengakomodasi pengendara dan penumpang dengan nyaman. Di pasar Filipina, Honda RS125 Final Edition dibanderol seharga 77.000 peso Filipina atau setara Rp 21,9 juta. Honda memastikan edisi terakhir ini akan terus diproduksi hingga Maret 2028 atau sampai seluruh kuota 20.000 unit habis terjual, menjadikannya barang koleksi bernilai tinggi bagi para penggemar motor bebek klasik modern.
BERITA TERKAIT (Otomotif)

Debut Apollo EVO di Amerika: Hypercar $3.3 Juta dengan Mesin V12 800 HP dan Eksekusi Keras

Lelang Honda Vario 150 Pelat Merah di Jakarta: Harga Limit Rp 2,86 Juta, Kondisi Rusak Berat

BYD Klaim 5.000 Pekerja Lokal di Pabrik Subang, Targetkan 20.000 Penyerapan Naker Saat Kapasitas Maksimal
