Selasa, 3 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Dari 10 Unit ke Target 2 Juta: Chery Beberkan Strategi Ekspor yang Ubah Citra Mobil Tiongkok

OtomotifRaka MahendraRaka MahendraSumber: Detik Oto
Raka Mahendra
Raka Mahendra
Jurnalis Otomotif

Pakar modifikasi kendaraan dan tren pasar motor di Asia Tenggara.

Dari 10 Unit ke Target 2 Juta: Chery Beberkan Strategi Ekspor yang Ubah Citra Mobil Tiongkok
BAGIKAN:

Chery Automobile secara terbuka mengakui bahwa pada tahap awal ekspansi globalnya, merek ini menghadapi tantangan signifikan karena kurangnya pemahaman terhadap kebiasaan berkendara dan kondisi jalan di berbagai negara. Zhang Guibing, Executive Vice President Chery, mengungkapkan bahwa pada tahun 2001, volume ekspor perusahaan hanya tercatat sebanyak 10 unit ke luar negeri. Fakta ini menjadi kontras tajam dengan ambisi besar perusahaan saat ini, di mana Chery memasang target penjualan 2 juta unit mobil di luar Tiongkok pada tahun 2026, seiring dengan pertumbuhan pasar yang pesat di kawasan Eropa.

Transformasi dramatis ini bukan terjadi secara instan. Chery memerlukan waktu sekitar 25 tahun untuk beradaptasi secara fundamental. Dari titik nol tersebut, perusahaan melakukan pembelajaran mendalam terhadap standar keselamatan, preferensi konsumen, dan infrastruktur jalan di setiap negara tujuan. Proses iterasi produk yang panjang ini mengubah wajah Chery dari produsen yang sulit diterima menjadi pemain utama di pasar internasional, dengan cakupan distribusi yang terus meluas.

Evolusi Strategi: Dari Adaptasi Lokal ke Dominasi Merek

Zhang Guibing menjelaskan bahwa kegagalan di 20 tahun pertama bukan semata-mata karena kualitas produk, melainkan pada kesalahpahaman teknis dan budaya pengguna. "Sebelumnya, kami tidak memahami kebiasaan hingga kondisi jalan di banyak negara. Di banyak negara kami gagal sukses," ujarnya. Kesadaran ini mendorong Chery untuk mengubah pendekatan dari sekadar mengirim mobil, menjadi membangun citra merek yang relevan secara lokal. Hasilnya terlihat pada percepatan volume penjualan, di mana dari 10 unit pada 2001, angka tersebut melonjak menjadi 277 ribu unit dua dekade kemudian.

Pesatnya pertumbuhan industri kendaraan energi baru (NEV) menjadi katalisator utama yang mempercepat adopsi Chery di pasar global. Data menunjukkan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun (2021โ€“2024), penjualan Chery di luar Tiongkok meroket menjadi 1,14 juta unit. Lonjakan ini didorong oleh diversifikasi portofolio produk yang agresif dan responsif terhadap tren elektrifikasi global.

Dampak Ekspansi: Penguatan Posisi di Pasar 130 Negara

Strategi jangka panjang ini kini mengantarkan Chery ke posisi di mana jangkauannya mencakup lebih dari 130 negara. Keberhasilan ini tidak hanya datang dari lini Chery utama, tetapi juga diperkuat oleh sub-merek di bawah Chery Grup yang semakin dikenal konsumen internasional. Diversifikasi merek memungkinkan Chery menjangkau berbagai segmen pasar yang berbeda dengan pendekatan yang lebih spesifik dan terukur.

Zhang Guibing menegaskan keyakinan manajerial terhadap target 2 juta unit dengan menyatakan, "Saya yakin tahun ini, kami bisa mencapai 2 juta unit. Ini bukan hanya dari budaya, tapi dari citra merek itu sendiri... jadi saya rasa Chery memimpin dibandingkan merek China lainnya." Keberhasilan ini menandai shift signifikan di mana Chery tidak lagi berfokus pada kuantitas murah, melainkan pada kualitas, inovasi teknologi, dan kekuatan merek yang kompetitif di kancah otomotif global.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ