Chery Tiggo 2 Raih Skor Nol dalam Pengujian Tabrak Latin NCAP, Soroti Risiko Kebakaran dan Kelemahan Struktural
Membawa perspektif segar dalam dunia otomotif roda dua dari kacamata perempuan.

- Kendaraan Chery Tiggo 2 resmi gagal memenuhi standar keamanan tertinggi dalam pengujian tabrak yang dilakukan oleh Latin NCAP .
- Suv compact entry-level ini diganjar nilai 0% untuk skor perlindungan penumpang dewasa maupun anak-anak, sebuah hasil yang menunjukkan kegagalan signifikan dalam desain pasif keselamatan kendaraan.
- Penilaian rendah ini menjadi sorotan utama mengingat Chery Tiggo 2 dipasarkan secara luas di wilayah berkembang, termasuk Asia Tenggara, yang menuntut standar keamanan yang memadai bagi masyarakat.
Kendaraan Chery Tiggo 2 resmi gagal memenuhi standar keamanan tertinggi dalam pengujian tabrak yang dilakukan oleh Latin NCAP. Suv compact entry-level ini diganjar nilai 0% untuk skor perlindungan penumpang dewasa maupun anak-anak, sebuah hasil yang menunjukkan kegagalan signifikan dalam desain pasif keselamatan kendaraan. Penilaian rendah ini menjadi sorotan utama mengingat Chery Tiggo 2 dipasarkan secara luas di wilayah berkembang, termasuk Asia Tenggara, yang menuntut standar keamanan yang memadai bagi masyarakat.
Menurut laporan resmi Latin NCAP, although skor proteksi pejalan kaki tercatat di angka 49% dan fitur bantuan keselamatan (Safety Assist) di 45%, aspek vital perlindungan kabin tetap nihil. Lembaga pengujian ini menyoroti tiga kegagalan krusial yang mengancam nyawa. Pertama, terjadi ketidakstabilan struktural di area footwell saat benturan frontal, yang menyebabkan tekanan berlebih pada dada pengemudi. Kedua, terdeteksi risiko kebakaran serius selama uji tabrak yang dapat membahayakan penumpang dan petugas tanggap darurat. Ketiga, ketiadaan fitur keselamatan standar seperti pelindung kepala samping dan sistem pengaman lengkap pada sabuk pengaman kursi belakang.
Kegagalan Struktural dan Absennya Fitur ADAS
Kedalaman analisis Latin NCAP menunjukkan bahwa Chery Tiggo 2, yang juga dikenal sebagai Chery Tiggo 3x di pasar Tiongkok, tidak dilengkapi dengan Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Di sisi lain, kursi belakang tidak memiliki pretensioner maupun load limiter pada sabuk pengamannya, sebuah kelalaian desain yang mengurangi efektivitas proteksi saat terjadi kecelakaan beruntun atau benturan keras. Dimensi kendaraan ini tercatat memiliki panjang 4.200 mm, lebar 1.760 mm, dan tinggi 1.570 mm dengan jarak sumbu roda 2.555 mm, yang seharusnya sebanding dengan jaminan keamanan modern.
Implikasi bagi Pasar Global dan Respons Manufaktur
Hasil tes ini memberikan peringatan keras bagi Chery dan pasar target seperti Timur Tengah serta Amerika Latin. Sebagai SUV yang ditujukan untuk segmen entry-level, skor nol ini menandakan kesenjangan antara fitur yang ditawarkan dengan standar keselamatan internasional. Keterlibatan risiko kebakaran dan ketidakstabilan struktur dapat memengaruhi kepercayaan konsumen yang semakin peduli terhadap fitur keamanan digital dan fisik. Langkah selanjutnya akan bergantung pada apakah pabrikan Chery akan melakukan revamping model ini atau mengeluarkan peringatan keselamatan resmi untuk unit-unit yang telah beredar di pasar global.
BERITA TERKAIT (Otomotif)

Debut Apollo EVO di Amerika: Hypercar $3.3 Juta dengan Mesin V12 800 HP dan Eksekusi Keras

Lelang Honda Vario 150 Pelat Merah di Jakarta: Harga Limit Rp 2,86 Juta, Kondisi Rusak Berat

BYD Klaim 5.000 Pekerja Lokal di Pabrik Subang, Targetkan 20.000 Penyerapan Naker Saat Kapasitas Maksimal
