Gubernur DKI Peresmikan Oncology Center, Usulkan Penambahan Unit Radioterapi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Oncology Center di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Jumat (30/10), langkah yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh rantai penanganan kanker mulai dari deteksi dini hingga rehabilitasi. Dengan posisi RSUD Pasar Minggu sebagai rumah sakit rujukan utama yang melayani pasien dari dalam dan sekitar Jakarta, fasilitas ini diharapkan mampu memotong hambatan aksesibilitas bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan medis khusus secara berkesinambungan.
Perluasan Layanan dan Peningkatan Kapasitas
Pusat layanan ini menyediakan spektrum perawatan yang luas, mencakup kemoterapi, radioterapi, bedah onkologi, ginekologi onkologi, serta rehabilitasi dan perawatan paliatif. Proses tersebut didukung oleh tim multidisiplin yang terdiri dari spesialis onkologi, radiologi, perawat, dan tenaga kesehatan terkait untuk memastikan navigasi pasien berjalan mulus. Dalam kunjungan tersebut, Pramono berdialog langsung dengan pasien, termasuk mereka yang dirujuk dari luar Jakarta, dan mengidentifikasi kebutuhan mendesak akan peningkatan kapasitas radioterapi karena frekuensi pengobatan yang berulang.
- Rekomendasi penambahan satu unit Linear Accelerator (LINAC) untuk memperluas kapasitas radioterapi.
- Rekaman 4.932 kunjungan layanan radioterapi sepanjang Januari-September 2026.
- Total 240.629 kunjungan rawat jalan dan 5.532 medical check-up selama Januari-Oktober 2026.
- Terdiri dari 22.023 pasien rawat inap dan 30.228 kunjungan instalasi gawat darurat.
Strategi Koordinasi Fasilitas Kesehatan
Meskipun RSUD Pasar Minggu terus mengembangkan layanan unggulan lainnya seperti penanganan stroke, penyakit ginjal, jantung, dan kesehatan ibu anak, Pramono menegaskan bahwa ketersediaan fasilitas fisik harus dibarengi dengan kualitas pelayanan yang meningkat. Ia menginstruksikan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk memperkuat koordinasi, pemantauan, dan evaluasi berkesinambungan bersama seluruh fasilitas kesehatan, mengingat Jakarta saat ini memiliki 31 RSUD, 44 puskesmas, dan 197 rumah sakit. Gubernur DKI menekankan bahwa keberhasilan sektor kesehatan tidak hanya diukur dari keberadaan infrastruktur, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat dalam menjalani perawatan medis.
BERITA TERKAIT (Kesehatan)

Di Balik Puncak F1 2026: Rutinitas Latihan Ekstrem Kimi Antonelli Jaga Kebugaran di Tengah Tekanan G-Force

Polri dan BPOM Rumuskan Regulasi Ketat untuk Atasi Penyalahgunaan Kratom

Kapolri dan Kepala BPOM Perketat Pengawasan Narkotika, Obat Keras, dan Kosmetik Ilegal
