Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

BRIN Tawarkan Solusi Berkelanjutan: Limbah Sawit Indonesia Potensial Jadi Listrik 3,9 GW

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNBC Indonesia
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

BRIN Tawarkan Solusi Berkelanjutan: Limbah Sawit Indonesia Potensial Jadi Listrik 3,9 GW
BAGIKAN:

Presiden Prabowo Subianto menerima laporan strategis dari Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, di Istana Negara pada Selasa (27/10/2029). Agenda utama pertemuan tersebut membahas potensi transformasi limbah industri kelapa sawit menjadi sumber energi alternatif. Arif menegaskan bahwa teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) dapat mengubah residu cair pengolahan sawit, atau Palm Oil Mill Effluent (POME), menjadi listrik bernilai signifikan bagi ketahanan energi nasional.

Potensi Angka dan Penanganan Emisi

Dasar kuantitatif dari usulan ini merujuk pada data produksi dan limbah nasional. Indonesia mencatat produksi Tandan Buah Segar (TBS) mencapai 328,43 juta ton per tahun. Dari volume tersebut, dihasilkan limbah cair POME sekitar 229,9 juta meter kubik per tahun. Arif menjelaskan bahwa konversi total potensi tersebut melalui teknologi biogas mampu menghasilkan daya listrik sebesar 3,9 gigawatt (GW).

  • Produksi TBS nasional: 328,43 juta ton per tahun.
  • Potensi limbah cair (POME): 229,9 juta meter kubik per tahun.
  • Kapasitas listrik hasil konversi POME: 3,9 gigawatt (GW).
Selain aspek energi, laporan ini menggarisbawahi isu lingkungan. Arif menyebutkan bahwa POME yang tidak terkelola berpotensi menjadi sumber emisi gas metana yang memperburuk efek rumah kaca. Pemanfaatan teknologi pengolahan biogas tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga menekan potensi emisi tersebut.

Fokus Pengembangan Teknologi Selanjutnya

Arif menekankan bahwa penyelesaian isu ini tidak cukup berhenti pada tahap produksi biogas. Prioritas teknis berikutnya adalah mengembangkan mekanisme konversi serta penyimpanan gas ke dalam tabung agar efisien dan praktis digunakan. Dengan pendekatan ini, Indonesia dapat memaksimalkan nilai ekonomis limbah sawit menjadi energi alternatif yang dapat disimpan dan didistribusikan, sesuai dengan potensi besar yang sudah teridentifikasi.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ