Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Prabowo: Satgas PKH Serahkan Denda Rp52 Triliun, Amankan 259 Ribu Hektare Hutan

HukumSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Prabowo: Satgas PKH Serahkan Denda Rp52 Triliun, Amankan 259 Ribu Hektare Hutan
BAGIKAN:

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah berhasil menyelamatkan kekayaan negara senilai Rp52 triliun dalam kurun waktu dua tahun. Capaian ini diumumkan saat penyerahan tahap kedelapan yang berlangsung di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (10/6) sore. Pada penyerahan ini saja, negara menerima tambahan dana sebesar Rp13,2 triliun berupa denda administratif dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Hadir dalam acara tersebut, Prabowo menyaksikan langsung proses penerimaan dana oleh Kementerian Keuangan. Ia menekankan bahwa kerja sama 12 institusi di bawah naungan Satgas PKH telah menunjukkan hasil nyata dalam mengamankan aset negara. "Saudara-saudara, acara seperti ini sudah yang ke-8 kali. Dan total uang tunai yang diserahkan kurang lebih sudah 52 triliun. Rp52 triliun, sekitar US$3 miliar yang kita selamatkan dalam dua tahun," ujar Prabowo saat memberi sambutan.

Penyerahan tahap kedelapan ini tidak hanya soal uang, tetapi juga penguasaan kembali lahan. Satgas PKH melaporkan penguasaan kembali kawasan hutan seluas 259.230,73 hektare. Rincian dana yang diserahkan pada hari ini mencapai Rp13.241.335.681.910, terdiri dari penagihan denda administratif kehutanan Rp3,47 triliun, PNBP Kejaksaan Rp8,22 triliun, serta penanganan tindak pidana khusus pajak Rp1,53 triliun. Di lobby Gedung Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, tumpukan uang pecahan Rp100 ribu setinggi tiga meter menjadi simbol nyata dari hasil penertiban tersebut.

Prabowo mengakui bahwa tugas Satgas PKH tidak ringan karena menghadapi perlawanan sengit. Ia menyebut perlawanan itu berasal dari unsur-unsur yang telah lama menikmati hasil korupsi, kecurangan, dan perampokan kekayaan negara. "Mereka, kita tahu mereka kuat," katanya. Ia mengkritik pihak-pihak yang melawan kerja Satgas dengan membiayai buzzer, membeli algoritma untuk menyerang di media sosial, hingga membiayai demonstrasi dan menyebarkan hoaks.

Menanggapi kritik dan serangan tersebut, Prabowo menegaskan komitmennya bersama rakyat untuk tetap di jalan yang benar. "Percayalah kebenaran akan menang... Biar mereka punya uang ratusan triliun... kita tidak gentar, kita bersama rakyat, kita siap mati untuk rakyat," tegasnya. Penyerahan ini menandai konsistensi negara dalam menegakkan hukum lingkungan dan pajak, mengubah potensi kekayaan negara yang lama dikorupsi menjadi pemasukan kas negara yang nyata.

Analisis Redaksi

Angka Rp52 triliun yang dikumpulkan dalam dua tahun mengindikasikan bahwa skala korupsi dan penggelapan pajak di sektor kehutanan jauh lebih besar dari estimasi awal. Efisiensi Satgas PKH yang melibatkan 12 institusi menunjukkan bahwa pendekatan koordinasi inter-lembaga adalah kunci untuk memotong rantai kepentingan para pelaku lama. Ini bukan sekadar penegakan hukum biasa, tetapi restrukturisasi tata kelola kekayaan alam.

Perlawanan yang disebut Prabowo, yang mencakup serangan digital dan provokasi jalanan, menandakan adanya oposisi terorganisir dari kelompok kepentingan yang terancam. Penggunaan istilah "siap mati untuk rakyat" adalah sinyal politis kuat bahwa pemerintah ingin membingkai isu ini sebagai perang moral antara negara yang bersih versus oligarki korup. Publik perlu waspada terhadap narasi hoaks yang dapat mendistorsi citra penegakan hukum, sementara secara ekonomi, kembalinya dana sebesar ini akan memperkuat pos anggaran negara untuk penanganan krisis pangan dan energi di masa depan.

Meow! Tanya Nesi!
😸