Lilis Nuryani Tegaskan Layanan Dokter Spesialis Keliling Jadi Rutin di Kebumen
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Warga Desa Kalipoh, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, kini mendapat akses langsung ke layanan dokter spesialis melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Layanan ini hadir di tengah komunitas setempat, mengurangi kebutuhan tempuh jarak jauh ke fasilitas kesehatan formal.
Pemerintah pusat melalui program Germas menghadirkan dokter spesialis keliling bersama obat gratis dan layanan kesehatan lainnya. Dalam aktivitas tersebut, masyarakat dapat mengakses pengobatan gratis, khitan massal, dan layanan spesialis dari RSU PKU Muhammadiyah Gombong.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menekankan pentingnya layanan yang mendatangi masyarakat. Ia menyatakan, pemerintah hadir tidak hanya saat masyarakat datang ke fasilitas pelayanan, tetapi juga mendatangi warga di pelosok desa.
"Pemerintah hadir bukan hanya ketika masyarakat datang ke fasilitas pelayanan, tetapi juga mendatangi masyarakat, termasuk yang tinggal di pelosok-pelosok desa," kata Lilis dalam keterangan resmi dikutip Senin (5/10).
Menurutnya, kegiatan semacam ini rutin dilaksanakan setiap bulan di beberapa wilayah. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut untuk memeriksa kesehatan atau berkonsultasi dengan tenaga medis.
Di sisi lain, akses menuju fasilitas kesehatan dan pusat kegiatan di Kecamatan Ayah diperkuat melalui pembangunan infrastruktur. Tahun ini, beberapa ruas jalan sedang ditangani, antara lain Jalan Rogodadi-Watukelir, Boyowulung-Demangsari, Demangsari-Ayah, Banyumudal-Redisari, Karangduwur-TPI, Rogodono-Pringtutul, serta Pringtutul-Jatijajar.
"Perbaikan jalan ini bukan sekadar membangun fisik. Kita ingin konektivitas antar desa semakin baik, aktivitas masyarakat semakin lancar, dan akses menuju pelayanan publik juga semakin mudah," ujar Lilis.
Layanan kesehatan keliling dan perbaikan akses jalan menjadi dua upaya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama di wilayah yang relatif jauh dari pusat pelayanan.
Analisis Redaksi
Program layanan dokter spesialis keliling ini menunjukkan pergeseran paradigma dalam pengadaan layanan kesehatan dari model pasif ke model proaktif di wilayah dengan akses terbatas. Rutinitas bulanan yang ditekankan Bupati Lilis mengindikasikan komitmen institusional dalam menjamin aksesibilitas, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Pengamatan menunjukkan keterkaitan signifikan antara ketersediaan layanan kesehatan dan infrastruktur konektivitas. Penanganan beberapa ruas jalan di Kecamatan Ayah menjadi fondasi logistik yang mendukung keberlanjutan layanan ini di wilayah pedesaan.
BERITA TERKAIT (Kesehatan)

Polri dan BPOM Rumuskan Regulasi Ketat untuk Atasi Penyalahgunaan Kratom

Kapolri dan Kepala BPOM Perketat Pengawasan Narkotika, Obat Keras, dan Kosmetik Ilegal

WNI Dominasi Sektor Medis Johor, 79 Persen Pasien Asing Asal Indonesia
