Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Wihaji Luncurkan PIK-R di Sekolah Rakyat untuk Perkuat Konseling Teman Sebaya

KesehatanBudi SantosoBudi SantosoSumber: Antara News
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Wihaji Luncurkan PIK-R di Sekolah Rakyat untuk Perkuat Konseling Teman Sebaya
BAGIKAN:

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) sekaligus Kepala BKKBN, Wihaji, menegaskan bahwa kehadiran Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di Sekolah Rakyat dirancang khusus untuk membantu proses konseling antar sesama remaja. Langkah strategis ini bertujuan menciptakan ruang aman bagi siswa untuk berbagi masalah personal tanpa rasa takut dihakimi.

Wihaji menjelaskan bahwa interaksi sesama teman sebaya seringkali lebih efektif dalam membuka hati remaja yang sedang mengalami kebingungan atau tekanan sosial. "Kadang, kata-kata seorang teman yang pernah mengalami hal serupa lebih mudah diterima daripada nasihat orang dewasa," ujar Wihaji dalam keterangannya. Pendekatan ini dinilai mampu mengurangi stigma negatif terhadap isu kesehatan reproduksi dan mental di lingkungan sekolah.

Sekolah Rakyat, sebagai institusi pendidikan yang fokus pada pembinaan karakter dan ketahanan keluarga, menjadi wadah ideal untuk implementasi program ini. Integrasi PIK-R ke dalam struktur sekolah tersebut memastikan akses informasi yang akurat dan terstandarisasi bagi para siswa. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat fondasi keluarga dari sejak dini melalui pendidikan yang komprehensif.

Program ini juga mencakup pelatihan intensif bagi pendamping atau kakak sebaya yang akan menjadi ujung tombak layanan konseling. Mereka dilatih tidak hanya dalam aspek komunikasi, tetapi juga dalam mendeteksi tanda-tanda awal masalah psikososial. Dengan bekal tersebut, PIK-R diharapkan dapat berfungsi sebagai garda terdepan pencegahan kenakalan remaja dan pernikahan dini.

Kehadiran fasilitas dan dukungan sistemik ini menandai pergeseran paradigma layanan remaja dari yang bersifat kuratif menjadi preventif dan promotif. Pemerintah berharap, dengan infrastruktur yang mumpuni di Sekolah Rakyat, angka kasus kekerasan dan penyalahgunaan zat di kalangan remaja dapat ditekan secara signifikan dalam jangka panjang.

Analisis Redaksi

Langkah Wihaji menempatkan PIK-R di Sekolah Rakyat menunjukkan pergeseran kebijakan publik dari sekadar penyediaan materi edukasi ke pembangunan ekosistem dukungan sosial. Fokus pada konseling teman sebaya adalah respons nyata terhadap realitas bahwa remaja cenderung lebih terbuka dengan orang setingkat mereka. Ini menggeser model top-down menjadi bottom-up.

Secara strategis, inisiatif ini menjadi krusial dalam menangani lonjakan kasus gangguan kecemasan dan perilaku berisiko di kalangan pelajar. Jika berhasil diimplementasikan, langkah berikutnya adalah memastikan keberlanjutan pendanaan dan rekrutmen pendamping yang berkualitas agar tidak sekadar menjadi proyek musiman. Publik perlu mengawasi efektivitas program ini melalui data kuantitatif perubahan perilaku siswa.

BERITA TERKAIT (Kesehatan)

Meow! Tanya Nesi!
😸