Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

IHSG Siap Melonjak? Analis Prediksi Naik 1% Hari Ini, Tapi Waspadai 'Trap' Koreksi di Rentang 6.668–6.683

Ekonomi & PasarHendra GunawanHendra GunawanSumber: CNN Ekonomi
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

IHSG Siap Melonjak? Analis Prediksi Naik 1% Hari Ini, Tapi Waspadai 'Trap' Koreksi di Rentang 6.668–6.683
BAGIKAN:

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) IHSG kembali menarik perhatian investor setelah menutup di 6.686 poin (naik 1,01%) pada perdagangan Selasa, 8 September. Namun, di balik momentum naik ini, para analis memperingatkan: potensi koreksi mendadak masih mengintai, terutama jika investor terlalu optimis melihat analisis teknikal yang menunjukan wave (c) mencapai titik puncak.

IHSG Berpeluang Naik, Tapi Batasan 'Koreksi' di 6.668–6.683

Menurut Herditya Wicaksana, analis MNC Sekuritas, IHSG saat ini berada di akhir wave (c) dari pola wave Elliott, dengan area penguatan terfokus di rentang 6.736–6.812. Namun, koreksi terdekat bisa terjadi jika indeks jatuh ke 6.668–6.683, yang menjadi support kritis.

Herditya juga menegaskan bahwa level support utama hari ini berada di 6.610 dan 6.561, sementara resistance terdekat adalah 6.705 dan 6.755. Jika IHSG berhasil melewati 6.755, potensi lonjakan hingga 6.812 masih terbuka—tetapi tidak ada jaminan.

Dua Analis, Dua Pandangan: Apakah IHSG Masih Konsolidatif?

Sementara itu, Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas melihat pasar masih dalam fase konsolidasi, dengan bearish divergence pada MACD menjadi peringatan utama. Hal ini membuka kemungkinan koreksi untuk menguji garis SMA-20, yang bisa menarik indeks ke 6.569 atau bahkan lebih rendah.

Ivan memperkirakan level support yang lebih rendah, yakni 6.496, 6.376, dan 6.230, sementara resistance yang lebih tinggi adalah 6.835, 6.916, dan 7.071. Jika IHSG berhasil melewati 6.916, potensi breakout ke 7.071 akan menjadi realistik.

Saham-Saham yang Dapat Menjadi 'Game Changer' Hari Ini

Keduanya sepakat bahwa sektor energi dan infrastruktur masih menjadi pilihan utama investor. Herditya merekomendasikan ESSA, PGAS, SSIA, dan WIFI, sementara Ivan menambahkan AADI, EMTK, ICBP, dan PGAS sebagai saham dengan potensi tinggi.

PGAS (Persero Gas Negara) kembali menjadi fokus karena dukungan dari kebijakan pemerintah dalam sektor energi. Sementara itu, ESSA (Essential Energy) dan WIFI (PT Wijaya Karya) masih menarik karena prospek infrastruktur dan konstruksi yang stabil.

Transaksi Saham Hari Ini: Rp15,66 Triliun, Tapi Apa yang Terjadi?

Data RTI Infokom menunjukkan bahwa volume transaksi mencapai Rp15,66 triliun dengan 37,47 miliar lembar saham diperdagangkan. Namun, pergerakan saham masih polarisasi: 363 saham naik, 244 saham turun, dan 185 saham stagnan. Ini menunjukkan bahwa pasar belum mencapai konsensus tentang arah berikutnya.

Analisis Siti Amalia: Apakah IHSG Benar-Benar Siap Melonjak?

Dari sudut ekonomi makro, IHSG saat ini terpengaruh oleh dukungan dari investasi asing dan kebijakan BI yang stabil. Namun, risiko geopolitik global dan inflasi yang masih tinggi tetap menjadi bayang-bayang yang bisa memicu koreksi mendadak.

Jika IHSG berhasil melewati 6.755, itu bisa menjadi sinyal positif untuk pasar jangka pendek. Namun, jangan lupa: koreksi selalu menjadi bagian dari tren naik. Investor harus siap untuk menyesuaikan jika indeks jatuh ke 6.668–6.683.

FAQ Terkait Berita Ini

1. Apakah IHSG akan terus naik hari ini?

Tidak ada jaminan. Analis memperkirakan IHSG bisa naik ke 6.736–6.812, tetapi koreksi ke 6.668–6.683 juga masih mungkin. Investor harus waspada.

2. Mengapa PGAS selalu direkomendasikan?

Karena PGAS mendapat dukungan kebijakan pemerintah dalam sektor energi, termasuk gas alam dan transisi energi. Ini menjadikannya saham defensif yang stabil.

3. Apa yang harus dilakukan jika IHSG jatuh ke 6.668?

Jika IHSG jatuh ke 6.668, itu bisa menjadi sinyal koreksi. Investor bisa menyesuaikan portofolio dengan menjual saham yang overbought atau menambah saham defensif seperti PGAS dan ESSA.

4. Apakah saham-saham yang direkomendasikan aman?

Tidak ada saham yang 100% aman. Namun, PGAS, ESSA, SSIA, dan WIFI memiliki prospek stabil karena dukungan industri dan kebijakan pemerintah. Tetap lakukan analisis sendiri sebelum berinvestasi.

5. Bagaimana cara mengelola risiko jika IHSG koreksi?

Gunakan stop loss pada saham yang berisiko, diversifikasi portofolio, dan jangan terlalu emosional saat pasar turun. Ingat: koreksi adalah bagian dari investasi saham.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸