Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Fit‑and‑Proper Test Calon Gubernur BI: Destry Damayanti Siap Hadapi Scrutiny DPR

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNBC Indonesia
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Fit‑and‑Proper Test Calon Gubernur BI: Destry Damayanti Siap Hadapi Scrutiny DPR
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Komisi XI DPR RI akan menggelar fit‑and‑proper test untuk Destry Damayanti pada 26 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB.
  • Setelah itu, calon Deputi Gubernur Senior Aida S. Budiman diuji pada pukul 14.00 WIB, diikuti dua calon Deputi lainnya keesokan harinya.
  • Keempat kandidat dipilih Presiden, namun harus lolos uji kelayakan DPR sebelum resmi menjabat di Bank Indonesia.

Jakarta – Pada Rabu, 26 Agustus 2026, Komisi XI DPR RI akan menyelenggarakan sesi fit‑and‑proper test untuk menilai kelayakan calon Gubernur Bank Indonesia (BI) yang diusulkan Presiden, Destry Damayanti. Jadwal resmi diumumkan oleh Ketua Komisi XI, M. Misbakhun, yang menegaskan bahwa proses ini merupakan hasil rapat internal dan akan dilaksanakan secara transparan pada pukul 10.00 WIB dalam Rapat Dengar Pendapat Umum.

Setelah sesi utama, komisi tersebut akan melanjutkan penilaian terhadap calon Deputi Gubernur Senior, Aida S. Budiman, pada pukul 14.00 WIB. Pada hari berikutnya, dua calon Deputi Gubernur lainnya – Solikin M. Juhro dan Anwar Bashor – akan menjalani uji kelayakan yang sama.

Destry, satu-satunya calon tunggal untuk posisi Gubernur, membawa portofolio yang luas: pengalaman akademik, pasar keuangan, perbankan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga stint sebelumnya di BI. Sementara Aida, Solikin, dan Anwar merupakan pejabat karir BI dengan rekam jejak kebijakan moneter dan makroprudensial yang kuat. Keberhasilan mereka dalam proses ini akan menentukan arah kebijakan moneter Indonesia di tengah tantangan inflasi global dan volatilitas nilai tukar.

Analisis Pakar

Fit‑and‑proper test bukan sekadar formalitas administratif; ia menjadi barometer kredibilitas institusi sentral di mata pasar. Bagi investor, kepastian bahwa pimpinan BI memiliki integritas, kompetensi teknis, dan independensi politik adalah faktor penentu dalam menilai risiko sovereign dan stabilitas nilai tukar Rupiah. Jika Destry Damayanti lolos dengan nilai tinggi, kita dapat mengharapkan kebijakan moneter yang lebih proaktif dalam menahan tekanan inflasi tanpa mengorbankan pertumbuhan.

Namun, tantangan terbesar terletak pada keseimbangan antara menjaga stabilitas harga dan mendukung pemulihan ekonomi pasca‑pandemi. Pengalaman Destry di LPS dan pasar keuangan memberi sinyal bahwa ia memahami dinamika likuiditas perbankan, yang krusial bila terjadi shock eksternal. Di sisi lain, calon Deputi seperti Solikin, yang memimpin Departemen Kebijakan Makroprudensial, akan menjadi ujung tombak dalam mengawasi risiko sistemik, terutama di sektor properti dan perbankan yang masih rentan.

Jika DPR menolak salah satu kandidat, konsekuensinya bukan hanya penundaan penunjukan, melainkan potensi ketidakpastian kebijakan yang dapat memicu volatilitas pasar. Investor asing cenderung menilai stabilitas institusional sebagai prasyarat utama untuk alokasi portofolio di pasar emerging. Oleh karena itu, proses seleksi ini harus dilaksanakan dengan ketelitian teknis, bukan sekadar pertimbangan politik.

Secara keseluruhan, hasil fit‑and‑proper test akan menjadi sinyal pertama bagi pelaku pasar mengenai arah kebijakan moneter Indonesia ke depan. Keputusan DPR akan memengaruhi ekspektasi inflasi, spread obligasi pemerintah, serta aliran modal asing. Bagi pelaku bisnis, terutama sektor manufaktur dan ekspor, kepastian kepemimpinan BI berarti kemampuan merencanakan investasi jangka menengah dengan risiko nilai tukar yang lebih terkendali.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Apa itu fit‑and‑proper test untuk calon Gubernur BI?
    A: Merupakan proses evaluasi oleh DPR untuk menilai integritas, kompetensi, dan kepatutan calon pimpinan Bank Indonesia sebelum pengesahan resmi.
  • Q: Siapa saja yang akan diuji pada 26 Agustus 2026?
    A: Calon Gubernur Destry Damayanti dan calon Deputi Gubernur Senior Aida S. Budiman.
  • Q: Bagaimana hasil fit‑and‑proper test memengaruhi kebijakan moneter?
    A: Jika kandidat dinyatakan layak, kebijakan moneter dapat dijalankan dengan kepastian kepemimpinan, mengurangi volatilitas pasar dan memperkuat kredibilitas BI di mata investor.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸