Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

COO Danantara Ungkap Strategi Investasi Besar: Kunci Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI 2026

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNBC Indonesia
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

COO Danantara Ungkap Strategi Investasi Besar: Kunci Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI 2026
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Danantara diposisikan sebagai “strategic investment engine” untuk memperkuat ekosistem industri nasional.
  • Fokus investasi meliputi ketahanan pangan, transisi energi, dan hilirisasi tambang, selaras dengan prioritas pemerintah.
  • CNBC Indonesia akan menyiarkan dialog eksklusif bersama Dony Oskaria dan Rahmad Pribadi pada 24 Agustus 2026.

Jakarta – Di tengah percepatan transformasi ekonomi, Danantara muncul sebagai strategic investment engine yang ditugaskan memperkuat ekosistem industri nasional. Dengan mandat menyalurkan modal ke sektor‑sektor prioritas—ketahanan pangan, transisi energi, dan hilirisasi tambang—perusahaan ini berambisi menjadi katalisator utama bagi pertumbuhan PDB Indonesia dalam lima tahun ke depan.

Untuk mengupas tuntas arah investasi dan peta jalan BUMN ke depan, CNBC Indonesia mempersembahkan program khusus Squawk Box: DANANTARA BUMN PROGRESS UPDATE 2026 pada Senin, 24 Agustus 2026, pukul 08:00 WIB. Acara ini menampilkan dialog eksklusif bersama Kepala BP BUMN & COO Danantara Dony Oskaria serta Direktur Utama Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi. Kedua tokoh akan membahas bagaimana sinergi antara kebijakan pemerintah, pendanaan publik‑swasta, dan inovasi teknologi dapat mempercepat realisasi target nasional.

Program ini tidak hanya menjadi platform informasi, melainkan arena bagi para pelaku pasar untuk menilai peluang investasi di sektor‑sektor yang kini menjadi fokus kebijakan. Dengan menyoroti ketahanan pangan melalui investasi di pupuk dan agri‑tech, serta transisi energi lewat proyek energi terbarukan dan hidrogen hijau, Danantara menyiapkan fondasi yang kuat bagi industri hilir tambang yang lebih bernilai tambah.

Analisis Pakar

Sebagai seorang ekonom makro dan pengamat pasar, saya melihat langkah Danantara sebagai respons strategis terhadap dua tantangan utama Indonesia: ketergantungan pada impor bahan pangan dan kebutuhan mendesak untuk diversifikasi energi. Dengan menyalurkan modal ke value‑added mining dan green energy, Danantara tidak hanya menambah volume ekspor, tetapi juga meningkatkan margin nilai tambah yang selama ini terlewatkan.

Namun, keberhasilan inisiatif ini sangat bergantung pada koordinasi yang mulus antara BUMN dan sektor swasta. BUMN harus berperan sebagai “anchor investor” yang memberikan jaminan stabilitas, sementara swasta membawa kecepatan inovasi dan efisiensi operasional. Tanpa sinergi ini, risiko duplikasi proyek dan pemborosan anggaran publik akan tetap tinggi.

Selanjutnya, kebijakan fiskal dan regulasi energi harus diselaraskan. Pemerintah perlu mempercepat pemberian izin bagi proyek energi terbarukan serta memberikan insentif pajak yang kompetitif. Tanpa kerangka regulasi yang jelas, investasi pada transisi energi dapat terhambat oleh ketidakpastian hukum, yang pada gilirannya menurunkan minat investor institusional.

Akhirnya, penting bagi Danantara untuk mengukur dampak sosial‑ekonomi dari setiap proyek. Ketahanan pangan bukan sekadar meningkatkan produksi pupuk, melainkan memastikan distribusi yang adil ke petani kecil. Demikian pula, hilirisasi tambang harus melibatkan pelatihan tenaga kerja lokal agar manfaatnya merata. Pendekatan yang inklusif akan meningkatkan legitimasi sosial dan memperkuat dukungan politik jangka panjang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Apa peran utama Danantara dalam ekosistem investasi Indonesia?
    A: Danantara berfungsi sebagai platform investasi strategis yang menyalurkan dana ke sektor ketahanan pangan, energi terbarukan, dan hilirisasi tambang, selaras dengan prioritas pembangunan nasional.
  • Q: Kapan dan di mana acara Squawk Box akan disiarkan?
    A: Acara “DANANTARA BUMN PROGRESS UPDATE 2026” ditayangkan pada Senin, 24 Agustus 2026 pukul 08:00 WIB melalui CNBC Indonesia TV dan streaming di cnbcindonesia.com.
  • Q: Siapa saja pembicara utama dalam acara tersebut?
    A: Pembicara utama adalah Dony Oskaria, Kepala BP BUMN & COO Danantara, serta Rahmad Pribadi, Direktur Utama Pupuk Indonesia (Persero).

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸