Jaecoo J7 Terkena Recall Kedua di Australia: Risiko Mesin Mati Mendadak Mengancam Keselamatan

Otomotif
Doni SuryaDoni Surya
Doni Surya
Doni Surya
Reviewer Mobil

Mengupas tuntas performa mobil terbaru dan memberikan tips otomotif terpercaya.

Jaecoo J7 Terkena Recall Kedua di Australia: Risiko Mesin Mati Mendadak Mengancam Keselamatan
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Chery Motor Australia menarik kembali 171 unit Jaecoo J7 produksi 2025‑2026 karena wiring harness di bawah jok depan dapat menggesek braket dan putus.
  • Kegagalan kabel dapat menyebabkan hilangnya tenaga penggerak atau mesin mati tiba‑tiba, meningkatkan risiko kecelakaan serius.
  • Pemilik akan dihubungi untuk perbaikan gratis; ini merupakan recall kedua setelah penarikan 1.028 unit pada Januari 2026.

Chery Motor Australia mengumumkan recall pada 171 unit Jaecoo J7 yang diproduksi antara tahun 2025 dan 2026. Penyebabnya adalah cacat produksi pada wiring harness yang terletak di bawah jok depan. Kabel ini dapat bergesekan dengan braket palang melintang jok, mengakibatkan keausan hingga putus total. Akibatnya, Electronic Control Unit (ECU) kehilangan sinyal, memicu engine stall secara mendadak tanpa peringatan.

Surat recall yang diajukan ke Department of Infrastructure tercatat dengan nomor REC‑006694. Dokumen tersebut menegaskan bahwa kegagalan ini dapat menurunkan tenaga penggerak secara tiba‑tiba atau bahkan mematikan mesin saat kendaraan sedang melaju, meningkatkan risiko kecelakaan fatal bagi penumpang maupun pengguna jalan lain.

Pemilik kendaraan yang terdampak akan menerima surat pemberitahuan resmi dan diminta mengatur janji temu dengan dealer terdekat untuk inspeksi serta perbaikan tanpa biaya. Untuk informasi lebih lanjut, pemilik dapat menghubungi tim layanan pelanggan Chery Motor Australia di 1800 424 379 atau melalui email [email protected].

Recall ini merupakan yang kedua untuk model J7 di pasar Australia. Pada Januari 2026, Omoda Jaecoo Australia menarik 1.028 unit J7 ber‑mesin bensin turbo 1.6 L karena masalah serupa pada wiring harness ECU yang bergesekan dengan braket dudukan mesin. Meskipun varian plug‑in hybrid SHS tidak terpengaruh, kedua insiden menyoroti kelemahan desain penempatan kabel yang berulang di platform ini.

Masalah serupa juga terdeteksi di pasar asal, China, di mana Chery mengajukan recall untuk 1.108 unit Tansuo 06 (nama Jaecoo J7 di China) dan Tiggo 7 1.6T. Penyebabnya adalah pengencangan klip cabang wiring harness ECU yang tidak tepat, memungkinkan kabel tergores dan mengakibatkan mesin mati saat berkendara.

Analisis Pakar

Sebagai reviewer otomotif yang telah menelusuri ribuan unit kendaraan, saya melihat pola yang mengkhawatirkan pada strategi penempatan wiring harness Chery. Kabel yang berada di zona kritis—dekat braket struktural dan dudukan mesin—menjadi titik lemah yang mudah terpapar gesekan mekanik. Pada desain modern, solusi biasanya melibatkan pelindung kabel (grommet) atau penempatan ulang jalur kabel ke dalam ruang yang lebih terlindungi, namun tampaknya tidak diterapkan secara konsisten pada platform J7.

Kerusakan pada ECU bukan sekadar masalah elektronik; ia memengaruhi seluruh sistem manajemen mesin, termasuk kontrol bahan bakar, timing, dan sistem keselamatan seperti ESP. Ketika sinyal terputus, ECU dapat memaksa mesin mati untuk melindungi komponen, namun dalam kondisi kecepatan tinggi, ini menjadi bumerang yang meningkatkan potensi kehilangan kontrol.

Recall kedua dalam waktu kurang dari satu tahun menandakan bahwa proses kontrol kualitas Chery belum optimal. Meskipun perbaikan gratis dan penggantian komponen menjadi langkah tepat, reputasi merek di pasar premium dapat tergerus jika masalah struktural ini tidak diatasi pada generasi selanjutnya. Konsumen yang mengutamakan keandalan harus menuntut transparansi dan perbaikan desain yang menyeluruh.

Ke depannya, saya menyarankan Chery untuk melakukan audit menyeluruh pada jalur kabel di semua varian, termasuk hybrid, serta mengimplementasikan standar industri seperti ISO/TS 16949 untuk manajemen kualitas. Hanya dengan pendekatan proaktif, risiko recall massal dapat diminimalisir, dan kepercayaan konsumen akan kembali pulih.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Apa yang harus dilakukan pemilik Jaecoo J7 yang terkena recall?
    A: Hubungi dealer terdekat atau layanan pelanggan Chery Motor Australia untuk menjadwalkan inspeksi dan perbaikan gratis.
  • Q: Apakah varian plug‑in hybrid SHS terpengaruh oleh recall ini?
    A: Tidak, recall hanya mencakup varian bensin turbo 1.6 L; varian hybrid tidak terpengaruh.
  • Q: Bagaimana cara mengidentifikasi apakah kendaraan saya termasuk dalam unit yang ditarik?
    A: Periksa nomor VIN dan tahun produksi (2025‑2026) pada surat pemberitahuan resmi atau hubungi layanan pelanggan dengan menyebutkan nomor rangka.
Meow! Tanya Nesi!
😾