Dashcam Wajib Pakai, Tapi Jangan Jadi Viral di Medsos! Ini Aturannya!

- Ringkasan Singkat Dashcam kini menjadi standar OEM, tapi rekamannya tidak boleh disebar sembarangan.
- UU 27/2022 tentang Perlindungan Data Pribadi melarang publikasi video tanpa izin.
- Produk terbaru Dekkalive Trio hadir dengan live streaming , GPS, dan parking monitor.
Ringkasan Singkat
- Dashcam kini menjadi standar OEM, tapi rekamannya tidak boleh disebar sembarangan.
- UU 27/2022 tentang Perlindungan Data Pribadi melarang publikasi video tanpa izin.
- Produk terbaru Dekkalive Trio hadir dengan live streaming, GPS, dan parking monitor.
Keberadaan dashcam di mobil modern sudah bukan lagi opsi melainkan keharusan. Pabrikan besar menanamkan unit ini sebagai fitur standar, menjanjikan bukti visual bila kendaraan terlibat insiden di jalan. Namun, kegunaan utama—sebagai saksi video—harus dipadukan dengan kepatuhan hukum.
Menurut Brigadir Putu Fungky dari NTMC Polri, Indonesia mengikat penggunaan rekaman ini dengan UU 27 tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. Menyebarkan klip dashcam ke media sosial tanpa persetujuan dapat dikategorikan pelanggaran privasi, berpotensi menjerat pelaku ke ranah pidana.
Dalam konteks hukum, pasal 184 KUHAP menyebutkan bahwa informasi elektronik termasuk rekaman video dapat dijadikan alat bukti. Namun, keabsahan bukti tersebut bergantung pada dua pilar krusial: integritas data dan legalitas pengambilan tanpa melanggar privasi pihak lain. Jika salah satu pilar ini terkompromi, hakim dapat menolak bukti tersebut.
Kepolisian tidak mengeluarkan regulasi khusus mengenai pemasangan dashcam, asalkan perangkat tidak mengganggu konsentrasi pengemudi. Mengacu pada PP No. 55/2012, dashcam harus dipasang pada titik yang tidak menghalangi pandangan, tidak mengganggu sistem kelistrikan, dan tidak menimbulkan bahaya bagi penumpang. Posisi ideal biasanya di sekitar kaca spion tengah, dengan opsi tambahan untuk kamera belakang.
Untuk suplai listrik, dua metode utama tersedia: menggunakan colokan cigarette lighter (praktis tapi rawan lepas) atau hardwire ke rangka kelistrikan mobil (lebih rapi, mengurangi risiko korsleting). Pemasangan hardwire sebaiknya dilakukan oleh teknisi berpengalaman.
Di ajang GIIAS 2026, Dekka meluncurkan Dekkalive Trio, dashcam generasi berikutnya yang mengusung konsep Online Dashcam. Unit ini mengintegrasikan Live View Camera, Live GPS Tracking, dan Parking Monitoring, semuanya terhubung via jaringan seluler. Paket pre‑order ditawarkan dengan harga Rp3,4 juta (diskon Rp500 ribu) serta termasuk SIM Card, MicroSD, Hardwire Kit, dan layanan pemasangan profesional.
Analisis Pakar
Sebagai reviewer otomotif, saya menilai bahwa evolusi dashcam kini melampaui fungsi “rekam saja”. Teknologi live streaming dan telemetri GPS menjadikan unit ini sebagai perpanjangan sensor kendaraan, mirip dengan sistem ADAS (Advanced Driver Assistance System). Namun, potensi data yang dihasilkan sangat sensitif; setiap frame video mengandung identitas visual orang lain, sehingga regulasi privasi menjadi batu ujian utama.
Implementasi Dekkalive Trio menunjukkan arah pasar: konsumen menginginkan solusi yang tidak hanya merekam, tetapi juga memberi kontrol real‑time atas kendaraan mereka. Fitur parking monitoring, misalnya, dapat mencegah vandalisme atau pencurian, namun harus dipastikan bahwa data GPS tidak disalahgunakan untuk pelacakan tanpa izin.
Di sisi lain, masih ada tantangan teknis. Hardwire yang tidak terpasang dengan standar dapat menimbulkan interferensi pada CAN‑bus kendaraan, mengganggu sistem lain seperti ABS atau ESP. Oleh karena itu, produsen dashcam harus menyediakan modul isolasi listrik yang teruji, serta dokumentasi instalasi yang jelas untuk menghindari kerusakan elektronik.
Terakhir, edukasi pengguna menjadi kunci. Banyak pemilik mobil yang menganggap dashcam sebagai “alat bukti” tanpa menyadari implikasi hukum bila video tersebut dipublikasikan. Penegakan UU PDP harus diimbangi dengan kampanye sadar privasi, agar ekosistem otomotif tetap aman, transparan, dan inovatif.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Apakah saya boleh mengunggah video dashcam ke Instagram?
- A: Tidak, kecuali semua pihak yang terlihat telah memberi izin. Mengunggah tanpa izin melanggar UU 27/2022.
- Q: Bagaimana cara memasang dashcam tanpa mengganggu sistem kelistrikan mobil?
- A: Gunakan metode hardwire dengan kabel yang di‑route melalui sela‑sela dasbor, sambungkan ke fuse box, dan pastikan ada fuse proteksi.
- Q: Apa keunggulan Dekkalive Trio dibanding dashcam konvensional?
- A: Selain merekam video, unit ini menawarkan live streaming, pelacakan GPS real‑time, dan monitoring parkir via jaringan seluler, lengkap dengan paket instalasi profesional.
BERITA TERKAIT (Otomotif)

Debut Apollo EVO di Amerika: Hypercar $3.3 Juta dengan Mesin V12 800 HP dan Eksekusi Keras

Lelang Honda Vario 150 Pelat Merah di Jakarta: Harga Limit Rp 2,86 Juta, Kondisi Rusak Berat

BYD Klaim 5.000 Pekerja Lokal di Pabrik Subang, Targetkan 20.000 Penyerapan Naker Saat Kapasitas Maksimal
