Rabu, 4 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Jaecoo J5 EV: SUV Listrik yang Bisa Dipersonalisasi, Kolaborasi Eksklusif dengan 347 Homebreaks & NMAA Buka Jalan Baru!

OtomotifDoni SuryaDoni SuryaSumber: CNN Otomotif
Doni Surya
Doni Surya
Reviewer Mobil

Mengupas tuntas performa mobil terbaru dan memberikan tips otomotif terpercaya.

Jaecoo J5 EV: SUV Listrik yang Bisa Dipersonalisasi, Kolaborasi Eksklusif dengan 347 Homebreaks & NMAA Buka Jalan Baru!
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Ringkasan Singkat Jaecoo meluncurkan ruang personalisasi J5 EV bersama 347 Homebreaks dan NMAA di GIIAS 2026.
  • Varian Premium dilengkapi baterai 60,9 kWh, jangkauan 461 km (NEDC) dan akselerasi 0‑100 km/jam dalam 7,3 detik.
  • Modifikasi difokuskan pada fungsionalitas dan identitas pemilik, bukan sekadar tampilan “ramai”.

Ringkasan Singkat

  • Jaecoo meluncurkan ruang personalisasi J5 EV bersama 347 Homebreaks dan NMAA di GIIAS 2026.
  • Varian Premium dilengkapi baterai 60,9 kWh, jangkauan 461 km (NEDC) dan akselerasi 0‑100 km/jam dalam 7,3 detik.
  • Modifikasi difokuskan pada fungsionalitas dan identitas pemilik, bukan sekadar tampilan “ramai”.

Di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Jaecoo mengumumkan peluncuran ruang personalisasi untuk SUV listrik J5 EV. Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan National Modificator and Aftermarket Association (NMAA) menandai langkah ambisius: mengubah mobil listrik menjadi kanvas yang dapat mengekspresikan gaya hidup pemiliknya tanpa mengorbankan integritas desain asli.

J5 EV hadir dalam dua varian: Standard (Rp279,9 juta) dan Premium (Rp309,9 juta). Kedua varian ditenagai motor listrik 155 kW (≈210 PS) dengan torsi 288 Nm, menggerakkan roda depan. Versi Premium menambahkan paket baterai 60,9 kWh, memberi jangkauan resmi 461 km (siklus NEDC) dan kemampuan pengisian cepat hingga 130 kW. Waktu tempuh 0‑100 km/jam tercatat 7,3 detik, cukup agresif untuk segmen SUV listrik kelas menengah‑atas.

Dengan pertumbuhan target perdagangan Indonesia‑Thailand yang meningkat, prospek penjualan EV di wilayah ini semakin menjanjikan.

Dimensi J5 EV (4.380 mm × 1.860 mm × 1.650 mm) dengan wheelbase 2.620 mm, ground clearance 200 mm, serta kemampuan menembus genangan air hingga 450 mm, menegaskan karakter SUV yang siap menaklukkan jalan perkotaan maupun jalur off‑road ringan. Dendy Darman, pendiri 347 Homebreaks, menekankan bahwa modifikasi yang ditawarkan bukan sekadar “ramai” melainkan natural—sebuah sentuhan yang selaras dengan gaya hidup surfing, petualangan akhir pekan, dan mobilitas harian.

Di sisi lain, Andre Mulyadi, Direktur Modifikasi IMI Pusat sekaligus founder NMAA, menegaskan bahwa modifikasi yang tepat harus aman dan fungsional. Menurutnya, fondasi desain J5 EV sudah kuat; yang dibutuhkan hanyalah aksen yang menonjolkan identitas pemilik tanpa mengaburkan DNA SUV listrik tersebut.

Analisis Pakar

Sebagai seorang reviewer otomotif yang telah menelusuri ribuan unit, saya melihat kolaborasi ini sebagai langkah strategis yang jarang diambil produsen EV di Indonesia. Kebanyakan produsen EV cenderung menutup ekosistem modifikasi karena kekhawatiran tentang garansi dan keamanan sistem kelistrikan. Jaecoo justru membuka pintu bagi co‑creation, memberi sinyal bahwa mereka percaya pada kekuatan komunitas aftermarket untuk menambah nilai jual mobil.

Dari sudut teknis, J5 EV sudah memiliki platform yang cukup fleksibel. Motor 155 kW terletak di depan, memberi ruang yang relatif luas di sasis untuk penambahan aksesoris—misalnya, pelindung bawah, bumper agresif, atau sistem suspensi yang dapat di‑tune. Namun, tantangan terbesar tetap pada manajemen termal baterai ketika menambahkan beban ekstra atau mengubah aerodinamika. Oleh karena itu, peran NMAA dalam memastikan modifikasi tetap dalam batas termal dan struktural sangat krusial.

Aspek estetika yang diusung 347 Homebreaks juga patut diacungi jempol. Mengambil inspirasi surfing, mereka menambahkan elemen visual yang tidak “over‑the‑top”—seperti striping berwarna pastel, roof rack yang ramping, dan lampu LED yang terintegrasi secara halus. Pendekatan ini cocok untuk pasar Indonesia yang menginginkan mobil yang tampak keren di kota, namun tetap tangguh di jalan berpasir atau berbukit.

Terakhir, harga J5 EV masih berada di kisaran menengah‑atas, namun dengan opsi personalisasi yang dapat dipilih secara modular, konsumen dapat menyesuaikan budget mereka. Ini memberi Jaecoo keunggulan kompetitif melawan kompetitor seperti Hyundai Kona Electric atau Nissan Leaf yang masih sangat standar dalam hal after‑market. Jika ekosistem modifikasi ini tumbuh, J5 EV berpotensi menjadi ikon SUV listrik yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga sangat personal.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Apakah modifikasi yang dilakukan oleh 347 Homebreaks dan NMAA akan membatalkan garansi J5 EV?
    A: Jaecoo menjamin bahwa semua modifikasi yang disetujui oleh NMAA tetap berada dalam cakupan garansi, asalkan tidak merusak komponen kelistrikan utama.
  • Q: Berapa lama waktu pengisian baterai 60,9 kWh dengan charger 130 kW?
    A: Pengisian dari 0‑80 % dapat dicapai dalam sekitar 35‑40 menit pada stasiun fast‑charging yang mendukung 130 kW.
  • Q: Apakah J5 EV dapat melewati genangan air lebih dari 450 mm setelah dimodifikasi?
    A: Modifikasi yang mengubah ground clearance atau sistem kelistrikan harus disetujui NMAA; secara standar, kemampuan menembus air tetap 450 mm.
Meow! Tanya Nesi!
😸