Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Prabowo Resmi Tunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo Gantikan Listyo Sigit sebagai Plt KSP

Berita NasionalAhmad HidayatAhmad HidayatSumber: CNN Nasional & CNBC Indonesia
Ahmad Hidayat
Ahmad Hidayat
Analis Politik

Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

Prabowo Resmi Tunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo Gantikan Listyo Sigit sebagai Plt KSP
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Presiden Prabowo Subianto secara resmi menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP), menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
  • Keputusan strategis ini diumumkan pada Rabu (4/11) dan menindaklanjuti pemberhentian Listyo yang kini berstatus tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal.
  • Penunjukan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, menandai transisi kepemimpinan di lembaga strategis tersebut.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP), menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Keputusan strategis ini diumumkan pada Rabu (4/11) dan menindaklanjuti pemberhentian Listyo yang kini berstatus tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal. Penunjukan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, menandai transisi kepemimpinan di lembaga strategis tersebut.

Prasetyo Hadi menegaskan bahwa Presiden telah menandatangani Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari jabatannya. "Oleh karena itu kami sampaikan pagi ini Presiden telah menandatangani Keppres Pemberhentian Listyo sigit dalam kapasitas beliau sebagai Kepala KSP dan selanjutnya Presiden menunjuk pelaksana tugas untuk sementara, beliau tunjuk Letjen Ariyo Windutomo," ujar Prasetyo. Langkah ini diambil untuk mengisi kekosongan jabatan secara administratif sambil menunggu proses hukum lebih lanjut terhadap mantan Kepala Polri tersebut.

Rekam Jejak Teknokrat Militer Ariyo Windutomo

Ariyo Windutomo bukan nama baru di lingkaran kekuasaan; ia dikenal sebagai teknokrat militer yang memiliki rekam jejak panjang di Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan 1996 ini sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres). Sebelum memegang posisi tersebut pada 2024, Ariyo menduduki sejumlah posisi strategis di Kemhan, mulai dari Analis Madya Biro Kepegawaian hingga Kepala Biro Umum (Karoum) Setjen Kemhan pada 2022, yang sekaligus menjadi momentum kenaikan pangkatnya menjadi Brigadir Jenderal.

Di bidang operasional, Ariyo pernah menjabat sebagai Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0508/Depok pada 2011/2012 serta bertugas di Staf Teritorial Kodam XVII/Cenderawasih. Kini, dengan pangkat Letnan Jenderal (bintang tiga), ia diharapkan mampu menjaga stabilitas koordinasi antar-lembaga di bawah komando Presiden. Penunjukannya juga menarik perhatian karena ia satu angkatan dengan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryadi, menunjukkan kedekatan struktural dalam jaringan perwira tinggi TNI saat ini.

Dampak Kasus Penyadapan dan Proses Hukum Listyo Sigit

Pergantian ini terjadi di tengah sorotan publik atas kasus dugaan tindak pidana penyadapan secara ilegal, penghapusan data elektronik, serta akses ilegal yang melibatkan pejabat tinggi negara. Selain Listyo Sigit, dua nama lain turut ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Kadiv Hukum Polri Irjen Pol Ahrie Sonta dan Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. 1 Sespim Lemdiklat Polri, Irjen Eko Hadi Santoso. Ketiganya saat ini ditahan di Rutan Mabes Polri, Jakarta.

Kehadiran Ariyo Windutomo di kursi KSP menjadi sinyal penguatan peran militer dalam struktur kepresidenan di tengah krisis kepercayaan akibat skandal penyadapan. Dengan latar belakang administratif yang kuat di Kemenhan dan pengalaman sebagai Kasetpres, Ariyo diharapkan mampu menjalankan fungsi koordinasi kebijakan negara secara netral dan profesional, memastikan roda pemerintahan tetap berjalan lancar tanpa terpengaruh oleh dinamika hukum yang sedang melanda pendahulunya.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ