Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Lumbung Wirausaha Tangguh dan Penggerak Ekonomi Nasional

Berita NasionalAhmad HidayatAhmad HidayatSumber: Kompas Nasional
Ahmad Hidayat
Ahmad Hidayat
Analis Politik

Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Lumbung Wirausaha Tangguh dan Penggerak Ekonomi Nasional
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Inisiatif ini diluncurkan saat kunjungan kerjanya ke Pondok Pesantren Al Hikmah 2 di Benda, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu.
  • Menurut Muhaimin, pendidikan pesantren perlu terus diperkuat agar mampu melahirkan generasi yang unggul, kompeten, dan memiliki keterampilan memadai.
  • Targetnya, santri tidak hanya memiliki fondasi agama yang kuat, tetapi juga siap menjadi pemimpin, tokoh masyarakat, sekaligus pengusaha yang mampu menciptakan peluang ekonomi baru.

Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, menggaungkan gagasan strategis agar lembaga pendidikan pesantren tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga bertransformasi menjadi katalisator utama dalam mencetak wirausaha baru. Inisiatif ini diluncurkan saat kunjungan kerjanya ke Pondok Pesantren Al Hikmah 2 di Benda, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu. Muhaimin menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha tangguh yang mampu menjadi penopang ekonomi nasional dari lingkungan pesantren, sekaligus memastikan para santri memiliki kemandirian finansial setelah lulus.

Menurut Muhaimin, pendidikan pesantren perlu terus diperkuat agar mampu melahirkan generasi yang unggul, kompeten, dan memiliki keterampilan memadai. Targetnya, santri tidak hanya memiliki fondasi agama yang kuat, tetapi juga siap menjadi pemimpin, tokoh masyarakat, sekaligus pengusaha yang mampu menciptakan peluang ekonomi baru. "Saya akan terus dorong dari Pondok Pesantren Al Hikmah 2 ini lahir pengusaha-pengusaha tangguh yang kaya raya. Saya juga meminta para santri agar dididik tidak hanya dalam satu kali acara saja, tetapi terus dibina dan dibimbing agar lahir pengusaha dari pesantren ini sebanyak-banyaknya," ujar Muhaimin dalam keterangan resmi di Jakarta.

Optimalisasi Aset Lokal dan Peran Strategis BUMN

Langkah konkret yang dipromosikan mencakup pengembangan kurikulum, infrastruktur, pembinaan usaha, hingga perluasan akses pasar. Muhaimin menekankan bahwa potensi ekonomi sekitar pesantren harus menjadi titik awal pengembangan kewirausahaan. Sektor-sektor produktif seperti pertanian, perkebunan kopi, dan potensi lokal lainnya perlu dioptimalkan. Dengan cara ini, santri tidak lagi sekadar menjadi pencari kerja, melainkan menjadi pencipta lapangan usaha yang menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. "Indonesia membutuhkan pengusaha-pengusaha yang tumbuh, pengusaha-pengusaha baru yang akan menjadi penopang ekonomi nasional," tegasnya.

Untuk mempercepat realisasi visi tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat meminta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengambil peran aktif dalam meningkatkan kualitas dan kemandirian pesantren. Keterlibatan BUMN diharapkan dapat memperluas kolaborasi, membuka jejaring bisnis, serta memberikan dukungan teknis dan modal bagi pengembangan usaha yang dirintis para santri.

Ekosistem Ekonomi yang Berkelanjutan dan Terstruktur

Visi Muhaimin ini merupakan bagian dari upaya lebih luas mengoptimalkan ruang publik untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari institusi pendidikan keagamaan hingga BUMN, pemerintah berupaya membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan. Diharapkan, akses dan koneksi yang dimiliki lulusan pesantren dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha secara lebih luas, sehingga menciptakan dampak ekonomi yang signifikan di tingkat daerah maupun nasional. Langkah ini menandai pergeseran paradigma pesantren dari pusat pembelajaran agama menjadi hub ekonomi dan inovasi sosial yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ