Mewakili Jakarta Utara, Dua Anggota PMR Diberangkatkan ke Tokyo untuk Program Pertukaran Pemuda PMI-Jepang

- Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Tokyo, Jepang, pada 5โ11 November 2026, menandai langkah penting dalam penguatan diplomasi kemanusiaan tingkat regional antara Indonesia dan Jepang.
- Program pertukaran pemuda ini merupakan inisiatif strategis yang lahir dari hubungan kerja sama jangka panjang antara Palang Merah Indonesia (PMI) dan Japanese Red Cross .
- "Tahun ini, giliran perwakilan PMI DKI Jakarta yang akan berkunjung ke Jepang untuk mengikuti program pertukaran pemuda ," ujar Rijal di Jakarta.
Dua anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari Jakarta Utara, Windaru Naina Nindiasyam dari SMPN 95 Jakarta dan Nurul Caherunisa Aryanti dari SMAN 52 Jakarta, resmi diberangkatkan untuk mengikuti International Youth Exchange Program with Japanese Red Cross. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Tokyo, Jepang, pada 5โ11 November 2026, menandai langkah penting dalam penguatan diplomasi kemanusiaan tingkat regional antara Indonesia dan Jepang.
Program pertukaran pemuda ini merupakan inisiatif strategis yang lahir dari hubungan kerja sama jangka panjang antara Palang Merah Indonesia (PMI) dan Japanese Red Cross. Ketua PMI Kota Jakarta Utara, Rijal, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan kelanjutan dari hubungan timbal balik yang telah terjalin, di mana tahun sebelumnya delegasi dari Jepang telah melakukan kunjungan ke markas PMI Jakarta Utara. "Tahun ini, giliran perwakilan PMI DKI Jakarta yang akan berkunjung ke Jepang untuk mengikuti program pertukaran pemuda," ujar Rijal di Jakarta.
Proses Pelepasan dan Harapan Pemimpin Daerah
Pelepasan kedua perwakilan pemuda ini dilaksanakan dengan dihadiri langsung oleh Wali Kota Jakarta Utara sekaligus Pembina PMI Jakarta Utara, Hendra Hidayat. Dalam sambutannya, Hendra menyambut baik pelaksanaan program ini dan berpesan agar kedua peserta dapat memanfaatkan kesempatan langka tersebut untuk memperluas wawasan serta menambah pengetahuan mengenai praktik kepalangmerahan di tingkat internasional. "Saya meminta kedua peserta mengikuti kegiatan dengan baik, menjaga nama baik Jakarta Utara dan Indonesia, serta mengambil pengalaman sebanyak-banyaknya selama di Jepang," tegas Hendra. Ia menekankan bahwa ilmu yang diperoleh harus dapat dibagikan kepada rekan sebaya di sekolah maupun masyarakat, sehingga menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk mengembangkan kepedulian sosial.
Mendorong Kemanusiaan dan Persahabatan Internasional
Dilaporkan Antara Metro, kegiatan ini bukan hanya sekadar pertukaran ilmu, tetapi juga bertujuan mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang di ranah kemanusiaan. Diharapkan, kedua anggota PMR akan membawa pengalaman positif yang dapat diterapkan langsung dalam kegiatan kepalangmerahan di lingkungan sekolah dan masyarakat lokal mereka. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat mendorong semangat kolaborasi lintas negara dalam merespons kebutuhan humaniter secara lebih efektif dan berkesinambungan di masa mendatang.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

20 Kota dari 15 Negara Perkuat Aliansi Global di Ningbo, 14 Proyek Kerja Sama Ditandatangani

DPR Tancap Gas RUU Perampasan Aset: Target Rampung 15 Desember 2026 dan Dilandasi Masukan Pakar Hukum-Ekonom

BRI Salurkan TPG Non-ASN Senilai Rp921,6 Miliar untuk 507 Ribu Guru Honorer
