Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

PDG Perluas Penggunaan HVO, Targetkan Emisi Pusat Data Turun Signifikan

Berita NasionalAhmad HidayatAhmad HidayatSumber: Antara News
Ahmad Hidayat
Ahmad Hidayat
Analis Politik

Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

PDG Perluas Penggunaan HVO, Targetkan Emisi Pusat Data Turun Signifikan
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Princeton Digital Group (PDG) resmi mempercepat transisi energinya dengan memperluas penggunaan bahan bakar nabati Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) di seluruh operasional pusat datanya di Indonesia.
  • Keputusan ini diambil setelah uji coba menunjukkan efektivitas HVO dalam menggantikan diesel tanpa merusak keandalan sistem.
  • Michael Martin, Group Head of Energy and Environment PDG, menjelaskan bahwa proses ekspansi ini telah dimulai sejak penandatanganan kemitraan strategis pada September 2025.

Princeton Digital Group (PDG) resmi mempercepat transisi energinya dengan memperluas penggunaan bahan bakar nabati Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) di seluruh operasional pusat datanya di Indonesia. Langkah strategis ini menjadi bagian integral dari komitmen perusahaan untuk menekan jejak karbon, menjadikan Indonesia sebagai pasar pertama di portofolio globalnya yang mengadopsi teknologi bahan bakar bio tersebut. Keputusan ini diambil setelah uji coba menunjukkan efektivitas HVO dalam menggantikan diesel tanpa merusak keandalan sistem.

Michael Martin, Group Head of Energy and Environment PDG, menjelaskan bahwa proses ekspansi ini telah dimulai sejak penandatanganan kemitraan strategis pada September 2025. Perluasan penggunaan HVO dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tiga parameter utama, yaitu ketersediaan bahan bakar, kesiapan operasional, serta keberlanjutan kinerja sistem. Kolaborasi ini merupakan hasil kerja sama langsung dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk memastikan pasokan energi yang stabil dan ramah lingkungan.

Validasi Teknis HVO dan Analisis Biaya

Salah satu temuan kunci dari uji coba lapangan adalah kemampuan HVO berfungsi sebagai substitusi langsung atau drop-in replacement untuk bahan bakar diesel pada generator cadangan. Michael menegaskan bahwa tidak diperlukan modifikasi konfigurasi mesin maupun penambahan infrastruktur tambahan agar generator dapat beroperasi dengan bahan bakar nabati ini. "Kinerja generator tetap stabil tanpa perubahan pada konfigurasi mesin maupun infrastruktur tambahan. Hal ini menunjukkan bahwa kami dapat mengurangi emisi dari pembangkit listrik cadangan tanpa mengorbankan keandalannya," ujar Michael. Stabilitas teknis ini memberikan keyakinan penuh bagi PDG untuk meningkatkan skala penggunaan HVO.

Meskipun secara finansial, harga HVO saat ini tercatat sekitar 10-15 persen lebih tinggi dibandingkan diesel berbasis fosil, Michael menilai selisih biaya tersebut masih sangat terkelola. "Biaya tambahan tersebut masih dapat dikelola, karena generator cadangan pusat data umumnya hanya beroperasi untuk pengujian rutin dan ketika terjadi gangguan jaringan listrik," paparnya. Dengan frekuensi pemakaian yang relatif rendah, HVO menjadi solusi yang efisien secara ekonomi sekaligus efisien dalam reduksi emisi.

Eksplorasi Energi Terbarukan dan Sertifikasi

Di luar penggunaan HVO, PDG juga aktif menjajaki sumber energi terbarukan lainnya, termasuk panas bumi dan tenaga surya, untuk melengkapi kebutuhan listrik pusat data secara lebih komprehensif. Saat ini, operasional PDG di Indonesia telah didukung oleh Sertifikat Atribut Energi atau Energy Attribute Certificate (EAC) yang merepresentasikan listrik dari pembangkit panas bumi Kamojang. Selain itu, perusahaan memanfaatkan energi biomassa melalui kemitraan dengan PT Cikarang Listrindo di kampus pusat data Cibitung. "Meningkatkan penggunaan energi bersih di Indonesia tetap menjadi prioritas kami, dan kami terus menjajaki kemitraan energi terbarukan lainnya," tambah Michael.

  • Pasar pertama PDG untuk HVO secara global adalah Indonesia melalui kemitraan dengan Pertamina.
  • HVO menjadi substitusi langsung diesel tanpa modifikasi mesin tambahan.
  • Biaya HVO 10-15% lebih mahal dari diesel, namun dampak total tetap rendah.
  • Panik bumi Kamojang dan biomassa Cikarang turut mendukung operasional pusat data.

BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ