Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Kabar Gembira Warga Pekanbaru: Jalan Kebun Akhirnya diaspal Setelah 15 Tahun Ditunggu

Berita NasionalRina WijayaRina WijayaSumber: CNN Nasional
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

Kabar Gembira Warga Pekanbaru: Jalan Kebun Akhirnya diaspal Setelah 15 Tahun Ditunggu
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Warga Kelurahan Tuah Madani di Pekanbaru akhirnya mewujudkan impian jalan berlapis aspal setelah lebih dari satu dekade lamanya.
  • Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho , bersama Wakil Wali Kota, Markarius Anwar , meninjau langsung progres pembangunan Jalan Kebun atau Jalan Sepakat pada Senin (2/10) lalu.
  • Peninjauan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam merespons keluhan infrastruktur yang telah lama mengendap di masyarakat.

Warga Kelurahan Tuah Madani di Pekanbaru akhirnya mewujudkan impian jalan berlapis aspal setelah lebih dari satu dekade lamanya. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, bersama Wakil Wali Kota, Markarius Anwar, meninjau langsung progres pembangunan Jalan Kebun atau Jalan Sepakat pada Senin (2/10) lalu. Peninjauan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam merespons keluhan infrastruktur yang telah lama mengendap di masyarakat.

Kabar gembira ini datang dari program pemerintah pusat yang disebut Inpres Jalan Daerah (IJD), sebuah inisiatif strategis di bawah naungan Presiden Prabowo Subianto. Bagi warga setempat, pengaspalan ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan validasi atas pengajuan yang sebelumnya sering kali tidak terwujud.

Perubahan Berdampak dari Jalan Tanah ke Aspal

Suasana haru mewarnai lokasi proyek. Seorang warga bernama Evi, mewakili suara masyarakat, mengungkapkan kesyukurannya secara tulus. "Sudah 15 tahun kita di Jalan Kebun ini, bahkan kita sudah sering mengajukan (pengaspalan) tapi tidak ada realisasi. Tahun ini benar-benar diaspal," ujar Evi. Pernyataan ini menegaskan betapa lamanya jalan tersebut berada dalam kondisi tidak optimal, di mana aksesibilitas dan kenyamanan warga selama bertahun-tahun tertunda.

Senada dengan Evi, Susnita membandingkan kondisi saat ini dengan masa lalu. Dia menjelaskan bahwa selama bertahun-tahun, jalan hanya dilakukan pengerasan material sementara, bukan pengaspalan permanen. "Baru zaman Pak Agung ini diperbaiki. Terima kasih kepada Pak Agung dan semua pihak yang telah memperbaiki jalan yang selama ini kami tunggu-tunggu," tutur Susnita. Ucapan terima kasih ini menunjukkan tingkat kepercayaan tinggi masyarakat terhadap kepemimpinan daerah saat ini.

Komitmen Pemerintah dan Pendampingan Teknis

Peninjauan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk pengawasan dan pendampingan langsung dari pimpinan daerah. Kehadiran berbagai pejabat eselon dan dinas terkait menunjukkan sinergi antara eksekutif dan teknis. Daftar pejabat yang hadir dalam peninjauan tersebut antara lain:

  • Kepala Dinas PUPR: Edward Riansyah
  • Kepala BKPSDM: Firman Hadi
  • Camat Tuah Madani: Farid Irwan Maulana

Kehadiran pejabat-pejabat kunci ini memastikan bahwa teknis pengaspalan diawasi ketat, mengingat program IJD melibatkan anggaran besar dari tingkat pusat. Langkah ini diharapkan menjadi preseden baik bagi percepatan perbaikan infrastruktur di wilayah lainnya yang masih menunggu giliran. Bagi warga Tuah Madani, realisasi pengaspalan ini menjadi penutup bab panjang masa tunggu, sekaligus membuka babak baru kenyamanan transportasi dan mobilitas ekonomi lokal yang lebih baik.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ