Selasa, 3 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Influencer Keuangan Timothy Ronald Masuk Jadi Pemegang Saham 1,26% Tempo Inti Media

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNBC Market & Saham
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Influencer Keuangan Timothy Ronald Masuk Jadi Pemegang Saham 1,26% Tempo Inti Media
BAGIKAN:

Sosok Timothy Ronald, influencer keuangan yang dikenal luas di media sosial, resmi tercatat sebagai pemegang saham baru di PT Tempo Inti Media Tbk. (TMPO) dengan proporsi kepemilikan 1,26%. Berdasarkan data dari Stockbit yang diperbarui pada 30 Oktober 2026, Timothy memegang 13.373.100 lembar saham, sebuah perubahan signifikan dari kepemilikan sebelumnya yang tercatat nol persen. Masuknya figur publik ini ke dalam komposisi pemegang saham mayor perusahaan media tersebut menjadi sorotan pasar, terutama karena nilai posisi sahamnya yang setara dengan sekitar Rp2,94 miliar, mengacu pada harga saham TMPO di level Rp220 per lembar.

Penambahan posisi penuh oleh Timothy Ronald terjadi di tengah dinamika perubahan komposisi kepemilikan lain pada periode yang sama. Masuknya influencer ini ke struktur pemegang saham di atas 1% mengubah peta kekuatan kepemilikan Tempo Inti Media secara instan, menandai transisi dari tidak ada kepemilikan sama sekali menjadi posisi minoritas strategis dalam waktu satu bulan.

Kontraksi Kepemilikan Institusi dan Penjualan Massal

Di samping kedatangan Timothy Ronald, struktur pemegang saham TMPO mengalami perubahan drastis dari sisi institusi dan entitas luar. EFG Bank AG, melalui cabang Singapore Branch A/C Clients, tercatat menurunkan kepemilikannya sebesar 1,51 poin persentase, menyusut dari 3,12% menjadi 1,61%. Penurunan ini didorong oleh pelepasan 16.000.000 lembar saham. Selain itu, Yulie Sekuritas Indonesia sepenuhnya keluar dari daftar pemegang saham di atas 1% setelah kepemilikannya menyusut dari 1,89% menyusul pengurangan 20.000.000 lembar saham. Gelombang keluar masuk modal ini mengindikasikan adanya rotasi signifikan dalam basis investor TMPO menjelang kuartal akhir 2026.

Perubahan komposisi pemegang saham ini sejalan dengan fluktuasi harga pasar yang menunjukkan tingginya aktivitas perdagangan pada TMPO. Secara detail, pergerakan posisi investor institusional dan ritel terdeteksi melalui data berikut:

  • Timothy Ronald: Meningkatkan kepemilikan dari 0% menjadi 1,26% (13.373.100 lembar).
  • EFG Bank AG: Menurunkan kepemilikan dari 3,12% menjadi 1,61% (pelepasan 16.000.000 lembar).
  • Yulie Sekuritas: Berhenti menjadi pemegang saham >1% (penurunan dari 1,89%, melepas 20.000.000 lembar).

Lonjakan Volume dan Aktivitas Perdagangan Anomali

Dampak dari perputaran saham ini tercermin dari performa harga TMPO yang bergerak kencang pada sesi pertama perdagangan. Pada pukul 11.19 WIB, saham TMPO menguat signifikan sebesar 46 poin atau 26,44% ke level Rp220 per saham. Peningkatan volume transaksi mencapai 1,7 juta lot dengan nilai transaksi Rp35,97 miliar. Angka ini jauh melampaui rata-rata harian yang hanya sebesar 981,2 ribu lot dan nilai Rp19,09 miliar. Lonjakan volume hampir dua kali lipat dari rata-rata harian ini menandakan bahwa masuknya investor baru, termasuk figur publik seperti Timothy Ronald, memberikan daya tarik baru yang memicu sentimen spekulatif dan likuiditas tinggi di pasar sekunder.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ