Rabu, 4 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Dampak Konsumsi Rutin Kacang Tanah terhadap Penyimpanan Memori pada Lansia

KesehatanSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: Antara News
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Dampak Konsumsi Rutin Kacang Tanah terhadap Penyimpanan Memori pada Lansia
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Dua porsi kacang tanah panggang tanpa garam setiap hari terbukti memberikan dampak signifikan bagi kesehatan kognitif lansia.
  • Penelitian ini melibatkan 31 orang dewasa sehat berusia 60 hingga 75 tahun yang menjalani protokol makan selama 16 minggu, sebuah temuan yang menjanjikan bagi upaya延缓 penurunan kognitif akibat penuaan.
  • Dalam eksperimen tersebut, para peserta diminta mengonsumsi kacang tanah secara fleksibel, baik dalam satu waktu maupun dibagikan ke beberapa waktu dalam sehari, atau ditambahkan ke dalam makanan utama.

Dua porsi kacang tanah panggang tanpa garam setiap hari terbukti memberikan dampak signifikan bagi kesehatan kognitif lansia. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Food & Function mengungkap bahwa konsumsi rutin sekitar 60 gram kacang tanah per hari mampu memperbaiki respons insulin di area otak yang berperan vital dalam daya ingat. Penelitian ini melibatkan 31 orang dewasa sehat berusia 60 hingga 75 tahun yang menjalani protokol makan selama 16 minggu, sebuah temuan yang menjanjikan bagi upaya延缓 penurunan kognitif akibat penuaan.

Dalam eksperimen tersebut, para peserta diminta mengonsumsi kacang tanah secara fleksibel, baik dalam satu waktu maupun dibagikan ke beberapa waktu dalam sehari, atau ditambahkan ke dalam makanan utama. Setelah periode konsumsi intensif, penelitian juga menyertakan fase kontrol tanpa kacang untuk membandingkan efek metabolik. Hasilnya menunjukkan adanya perubahan positif dalam responsivitas otak terhadap insulin, yang secara langsung berkorelasi dengan peningkatan fungsi memori pada kelompok usia lanjut.

Mekanisme Biologis dan Peran Nutrisi Kacang Tanah

Dr. Peter Joris, penulis utama studi ini, menjelaskan bahwa seiring bertambahnya usia, otak cenderung menjadi kurang responsif terhadap insulin. "Kondisi ini dikaitkan dengan penurunan kemampuan kognitif yang terjadi seiring dengan penuaan," ujar Joris kepada SciTechDaily. Selain faktor insulin, kandungan gizi kacang tanah juga menjadi kunci. Kacang tanah kaya akan L-arginin, yaitu asam amino esensial yang membantu produksi oksida nitrat, sebuah senyawa yang berperan krusial dalam mendukung proses belajar dan penguatan daya ingat.

Benefit ini tidak lepas dari profil nutrisi kacang tanah yang lengkap. Berikut adalah komponen utama yang berkontribusi terhadap kesehatan otak:

  • Lemak tak jenuh dan serat pangan: Mendukung kesehatan kardiovaskular yang berimpaksi pada aliran darah ke otak.
  • Vitamin dan mineral: Memenuhi kebutuhan mikroesensial untuk fungsi saraf.
  • Fitokimia bioaktif dan antioksidan: Membantu mengurangi peradangan dan memperlambat proses penuaan seluler.

Implikasi Jangka Panjang dan Dukungan Riset Lain

Temuan ini sejalan dengan studi lain tahun 2025 yang mengindikasikan bahwa konsumsi kacang tanah selama empat bulan dapat meningkatkan aliran darah ke otak serta memperbaiki memori verbal. Kombinasi data dari berbagai penelitian ini memperkuat posisi kacang tanah bukan sekadar camilan praktis, tetapi sebagai intervensi diet yang potensial dalam menjaga ketajaman kognitif. Bagi masyarakat lansia, memasukkan kacang tanah panggang tanpa garam ke dalam menu harian bisa menjadi langkah sederhana namun strategis untuk mencegah degradasi fungsi otak yang sering dikaitkan dengan proses penuaan alami.

Meow! Tanya Nesi!
😸