Rabu, 4 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

AIA Syariah Resmi Beroperasi Penuh, Perkuat Ekosistem Asuransi Berbasis Islam di Indonesia

EkonomiDian KusumaDian KusumaSumber: Antara News
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

AIA Syariah Resmi Beroperasi Penuh, Perkuat Ekosistem Asuransi Berbasis Islam di Indonesia
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • PT AIA Financial mengumumkan peresmian penuh operasional PT AIA Syariah Insurance terhitung sejak 1 November 2026, menandai berakhirnya proses pemisahan (spin off) unit usaha syariah.
  • Sebelumnya, per 25 September 2026, AIA Syariah telah resmi mengantongi izin usaha asuransi jiwa syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  • Langkah ini sekaligus mencakup pengalihan portofolio kepesertaan dari AIA Financial ke entitas syariah yang baru berdiri tersebut.

PT AIA Financial mengumumkan peresmian penuh operasional PT AIA Syariah Insurance terhitung sejak 1 November 2026, menandai berakhirnya proses pemisahan (spin off) unit usaha syariah. Sebelumnya, per 25 September 2026, AIA Syariah telah resmi mengantongi izin usaha asuransi jiwa syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkah ini sekaligus mencakup pengalihan portofolio kepesertaan dari AIA Financial ke entitas syariah yang baru berdiri tersebut.

Peluncuran ini merupakan strategi strategis AIA untuk memperluas jangkauan perlindungan kepada masyarakat Indonesia yang semakin dinamis kebutuhannya. Dengan eksistensi entitas terpisah, AIA Syariah diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri asuransi syariah nasional yang masih memiliki potensi besar untuk berkembang.

Ruang Pertumbuhan Industri dan Kinerja Aset Syariah

Data yang dirilis OJK menunjukkan bahwa aset sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun syariah mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 10,59 persen pada tahun 2025, mencapai total Rp74,27 triliun. Meskipun demikian, kontribusi asuransi syariah terhadap total premi industri asuransi nasional masih berada di kisaran 10 persen. Kesenjangan ini menegaskan adanya ruang ekspansi yang sangat signifikan bagi perusahaan asuransi syariah untuk memperkuat posisinya di pasar.

Presiden Direktur AIA, Harsya Prasetyo, menyatakan bahwa kehadiran AIA Syariah dirancang untuk menyempitkan kesenjangan perlindungan tersebut. "Kami percaya bahwa perlindungan bukan hanya tentang produk. Perlindungan adalah tentang memberi ketenangan pikiran, membantu keluarga tetap tangguh menghadapi ketidakpastian," ujar Harsya. Ia menegaskan, komitmen ini didukung melalui edukasi konsisten, pengembangan produk yang relevan, serta distribusi yang lebih mudah diakses.

Diferensiasi Layanan dan Pelengkap Ekosistem Digital

Selain berfokus pada aspek spiritual, AIA Syariah turut menghadirkan diferensiasi layanan melalui integrasi dengan ekosistem digital AIA, yang meliputi layanan AIA+ serta program kesehatan dan kebugaran AIA Vitality. Strategi ini bertujuan untuk memberikan pengalaman perlindungan yang lebih terintegrasi dan modern bagi nasabah. AIA Syariah saat ini menyediakan berbagai pilihan produk berbasis syariah, antara lain:

  • AIA Nura Care
  • AIA Nura Protect
  • AIA Nura Journey
  • Solusi Employee Benefits (kesehatan dan jiwa) sesuai prinsip syariah

Presiden Direktur AIA Syariah, Ruddy Martono, menegaskan komitmen perusahaan untuk berpegang pada nilai Ta’awun, Berkah, dan Amanah. "AIA Syariah akan tumbuh sebagai perusahaan yang kuat dan menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat Indonesia," kata Ruddy. Langkah strategis ini sekaligus selaras dengan keyakinan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) bahwa pasca-spin-off, asuransi jiwa syariah akan tumbuh lebih cepat di tahun-tahun mendatang.

Meow! Tanya Nesi!
😸