Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi, Enam Warga Tewas

AgamaUstaz FarhanUstaz FarhanSumber: Detik Hikmah & Antara News & Detik Hikmah
Ustaz Farhan
Ustaz Farhan
Penulis Religi

Menyajikan kajian agama Islam yang menyejukkan dan relevan dengan kehidupan modern.

Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi, Enam Warga Tewas
BAGIKAN:

Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, menelan enam korban jiwa akibat rem truk molen yang pecah hingga menyeretnya menabrak kerumunan warga pada Minggu sore (1/11/2026). Insiden tragis tersebut berlangsung pukul 16.30 WIB, ketika sebuah truk beton berpelat B-9548-MV yang dikemudikan oleh pria berinisial T kehilangan kendali total karena kegagalan sistem pengereman.

Kronologi dan Dampak Kejadian

Berdasarkan keterangan Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Joko Sembodo, truk yang melaju dari arah timur ke barat tersebut mengalami pecah kampas rem saat tiba di lokasi kejadian. Kendaraan kemudian oleng ke sisi kiri jalan dan tidak dapat dikendalikan lagi, hingga akhirnya menabrak tembok bangunan serta menghantam warga yang sedang berkumpul di area tersebut. Sebanyak 12 orang dilaporkan menjadi korban, terdiri dari enam orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.

Para korban luka dan meninggal dunia kini ditangani di tiga rumah sakit berbeda, yaitu RS Siloam Sepanjang Jaya, RS Juwita, dan RSUD Kota Bekasi. Di antara daftar korban tersebut, terdapat beberapa anak-anak dan perempuan yang turut terdampak peristiwa naas ini. Proses evakuasi medis segera dilakukan setelah truk berhenti membentur bangunan, meskipun upaya penyelamatan tidak dapat mencegah jatuhnya korban jiwa.

Penyelidikan Lanjutan

Pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab utama kecelakaan lalu lintas ini, dengan fokus pada kondisi teknis kendaraan dan kemungkinan kelalaian pengecekan rutin. Dampak dari insiden ini juga sempat memicu kekhawatiran warga di sekitar wilayah Bekasi, mengingat jalur tersebut merupakan kawasan yang cukup padat aktivitas masyarakat. Insiden ini mengingatkan kembali pentingnya perawatan berkala kendaraan berat untuk mencegah kegagalan mekanis di jalanan publik.

BERITA TERKAIT (Agama)

Meow! Tanya Nesi!
😸