Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Toa Masjid Ciputat Bolong, Polisi Duga Ditembak Senapan Angin dari Kel. Sawah Lama

AgamaUstaz FarhanUstaz FarhanSumber: Detik Hikmah
Ustaz Farhan
Ustaz Farhan
Penulis Religi

Menyajikan kajian agama Islam yang menyejukkan dan relevan dengan kehidupan modern.

Toa Masjid Ciputat Bolong, Polisi Duga Ditembak Senapan Angin dari Kel. Sawah Lama
BAGIKAN:

Insiden pengrusakan fasilitas ibadah kembali terjadi di Tangerang Selatan ketika empat pengeras suara (Toa) milik masjid di Komplek Alvita ditemukan dalam kondisi berlubang. Kerusakan tersebut diduga kuat disebabkan oleh tembakan senapan angin, sebuah temuan yang pertama kali viral melalui unggahan foto di media sosial. Kasus ini menambah panjang daftar aksi vandalisme yang mengganggu ketertiban umum, khususnya di area lingkungan tempat ibadah yang seharusnya menjadi ruang aman bagi masyarakat.

Rekonstruksi Kronologi Kejadian

Kronologi kejadian mengungkap bahwa kerusakan pertama kali terdeteksi pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026, setelah waktu salat Ashar. Saksi mata melaporkan melihat kondisi pengeras suara masjid yang telah rusak dan berlubang-bolong, mengindikasikan adanya serangan fisik. Situasi memburuk pada keesokan harinya, tepatnya Minggu, 25 Oktober 2026, ketika suara tembakan senapan angin kembali terdengar setelah salat Isya. Saksi yang sama kemudian mengecek langsung keluar masjid dan menemukan bahwa lubang pada pengeras suara semakin banyak atau kondisi rusaknya semakin parah, menegaskan dugaan penembakan tersebut.

Respon Hukum dan Penyidikan

Menanggapi viralnya kasus ini, Polsek Ciputat Timur bergerak cepat dengan melakukan pengecekan ke lokasi kejadian pada hari Minggu, 1 November 2026, setelah mengetahui adanya pemberitaan di media sosial. Kompol Bambang Askar Sodiq, Kapolsek Ciputat Timur, menyatakan bahwa tim berhasil melakukan penelusuran asal arah tembakan. Berdasarkan hasil pendalaman, polisi menduga titik penembakan berasal dari arah Kelurahan Sawah Lama, tempat di mana masjid tersebut berada. Untuk menindaklanjuti kasus ini, pelapor diarahkan untuk membuat laporan resmi guna proses penyelidikan lebih lanjut. Saat ini, pihak kepolisian telah meminta keterangan dari tiga orang saksi kunci guna mengidentifikasi pelaku di balik aksi penembakan tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyinggung sensitivitas tempat ibadah sebagai tempat berkumpulnya umat. Kerusakan fasilitas masjid bukan hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga dapat menimbulkan keresahan bagi jamaah yang rutin melakukan ibadah. Pihak kepolisian menegaskan komitmen untuk menyelidiki kasus ini secara mendalam guna mengungkap motif di balik penembakan senapan angin tersebut. Proses hukum kini sedang berjalan, dengan harapan pelaku dapat teridentifikasi dan diproses sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia.

BERITA TERKAIT (Agama)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ