Kapolda Metro Kunjungi SMAN 82, Ajak Siswa Miliki Integritas Digital dan Karakter Kuat
Menyajikan kajian agama Islam yang menyejukkan dan relevan dengan kehidupan modern.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto menggelar kunjungan ke SMAN 82 Jakarta di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari program 'Polisi Peduli Pendidikan'. Dalam kegiatan ini, ia menekankan pentingnya keadilan sosial (Kamtibmas) sekaligus mendorong siswa untuk bijak dalam menggunakan media sosial di era digital. Sebagai Kapolda yang baru, Komjen Dadang memanfaatkan kesempatan kedua dari rangkaian kunjungannya ke sekolah-sekolah untuk menanamkan nilai-nilai positif dan membentuk karakter generasi muda sejak dini.
Transformasi Budaya Digital dan Motivasi Akademik
Dalam dialog interaktif tersebut, para siswa diajak untuk berpikir kritis dalam memilah informasi sebelum menyebarkannya. Komjen Dadang mengingatkan bahwa masa SMA merupakan periode emas yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memperluas pengetahuan dan mengembangkan potensi, sebelum menghadapi tanggung jawab yang lebih berat di bangku kuliah. Ia berbagi pengalaman pribadinya semasa sekolah guna menginspirasi para pelajar agar dapat bertanggung jawab atas setiap tindakan yang mereka lakukan.
Apresiasi diberikan kepada para siswa yang berani menyampaikan pendapat dalam diskusi tersebut, di mana mereka diimbau untuk menggunakan media sosial sebagai sarana berbagi hal positif dan menghindari provokasi. Kapolda menekankan bahwa keberanian sejati tidak hanya tentang tampil di depan umum, tetapi juga mencakup kemampuan mengendalikan diri dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Kehadiran kepolisian di lingkungan sekolah ini bertujuan untuk mempererat komunikasi antara aparat dan generasi muda, mendukung peran guru serta orang tua dalam mendampingi perkembangan pelajar.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menambahkan bahwa pendekatan edukatif dan humanis ini merupakan bagian dari semangat 'Kerja Melayani Jakarta'. Melalui inisiatif ini, Polda Metro Jaya berharap dapat menciptakan generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki integritas tinggi, peduli terhadap sesama, dan siap meneruskan estafet kepemimpinan negara. Kehadiran tokoh publik di ruang kelas menjadi sinyal kuat bahwa pembentukan karakter bertanggung jawab adalah tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.
BERITA TERKAIT (Agama)

Banjir Lahar Semeru Tenggelam Permukiman, Warga Diminta Waspada Radius 500 Meter

Rajiv Tembus 555 Titik Reses, Tekankan Konsistensi Mewakil Aspirasi Warga Bandung Barat

Toa Masjid Ciputat Bolong, Polisi Duga Ditembak Senapan Angin dari Kel. Sawah Lama
