Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Meledak di AS, Daging Tiruan Cetak 3D Asal Israel Dikenakan Harga Premium

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNBC Indonesia
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Meledak di AS, Daging Tiruan Cetak 3D Asal Israel Dikenakan Harga Premium
BAGIKAN:

Inovasi pangan masa kini semakin mendekati kenyataan di Amerika Serikat dengan kehadiran daging tiruan berbasis nabati hasil cetak tiga dimensi (3D) asal Israel. Startup anak usaha Steakholder Foods Ltd, yakni Perfecta Premium Plant-Based Meat, secara resmi telah mendistribusikan produknya ke rak-rak supermarket di kawasan Timur Laut AS melalui kerja sama dengan KeHE Distributors. Langkah strategis ini menandai pertama kalinya perusahaan ini menjangkau konsumen melalui kanal ritel di negara tersebut, menawarkan varian produk yang mencakup daging unggas, sapi, hingga makanan laut semu yang diproduksi menggunakan teknologi eksklusif dari pabrik Ness Ziona.

Eksperimen Rasa dan Nutrisi

Menurut data sumber, lini produk awal ini meliputi stik marmer, filet mignon, dada ayam, serta patty ikan putih dan salmon yang semuanya dijual dalam kondisi beku. Satu porsi stik marmer seberat 8,8 ons mengandung 220 kalori dengan komposisi nutrisi yang cukup padat, yaitu 26 gram protein dan 26 gram karbohidrat, meski tetap mengandung natrium 1.030 mg yang setara dengan 45% asupan harian. Bahan utama yang digunakan, seperti air, tepung gandum, metilselulosa, dan minyak rapa, memang menyerupai bahan standar daging tiruan lainnya, namun proses pencetakan 3D diharapkan mampu memberikan tekstur dan pengalaman makan yang lebih realistis tanpa kompromi rasa.

Konsumen dapat menemukan produk vegan ini di pasar-pasar khusus yang tersebar dari New York, New Jersey, Pennsylvania, Massachusetts, hingga Virginia, dengan harga jual sekitar US$ 10 atau setara Rp 180.000 per paket. Harga premium tersebut mencerminkan status inovasi yang masih tergolong mutakhir di pasar global, sekaligus mengisyaratkan target pasar yang menoleransi selisih biaya produksi teknologi tinggi. Perlu dicatat bahwa produk ini tidak cocok bagi penderita alergi gandum atau kedelai sehingga konsumen harus memperhatikan label dengan saksama sebelum membeli.

Ekspansi Global dan Persaingan Pasar

Peluncuran di AS ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan bisnis Steakholder Foods yang telah menjual produk protein cetak 3D-nya di pasar Israel dan Taiwan selama bertahun-tuhun. Bahkan, pada 2023, perusahaan tersebut juga sempat mengumumkan rencana debut belut cetak 3D berbahan nabati dengan target penggunaan sel budidaya di masa depan. Meskipun demikian, pasar daging tiruan cetak 3D bukanlah milik eksklusif perusahaan asal Israel; pesaing seperti Revo Foods dari Wina, Austria, yang fokus pada makanan laut nabati, dan Novameat dari Barcelona, Spanyol, yang mengkhususkan diri pada daging merah semu, turut berkompetisi dalam merebut pangsa pasar inovasi pangan global.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸