Kemenbud Luncurkan Gala Indonesia Bercerita: Revitalisasi Tradisi Lisan dengan Sentuhan Teknologi Imersif
Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

- Kementerian Kebudayaan resmi meluncurkan program strategis Gala Indonesia Bercerita sebagai upaya revitalisasi tradisi lisan di tengah perubahan zaman.
- Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan pentingnya keberlanjutan tradisi bertutur dalam peresmian Pusat Pelatihan Indonesia Bercerita (PPIB) di Bekasi.
- Ia berharap program ini menjadi katalisator bagi terciptanya pionir pencerita yang memiliki daya dukung kuat.
Kementerian Kebudayaan resmi meluncurkan program strategis Gala Indonesia Bercerita sebagai upaya revitalisasi tradisi lisan di tengah perubahan zaman. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan melestarikan kekayaan cerita rakyat, tetapi juga bertransformasi menjadi ruang inkubasi untuk melahirkan pelopor-pelor baru, termasuk pendongeng modern, yang mampu menjembatani nilai-nilai budaya warisan leluhur dengan minat generasi muda.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan pentingnya keberlanjutan tradisi bertutur dalam peresmian Pusat Pelatihan Indonesia Bercerita (PPIB) di Bekasi. Ia berharap program ini menjadi katalisator bagi terciptanya pionir pencerita yang memiliki daya dukung kuat. Bagi pemerintah, kekayaan cerita rakyat seperti kisah Panji, Malin Kundang, dan Sangkuriang merupakan aset budaya yang harus dipelihara agar tidak hilang ditelan zaman.
Integrasi Estetika Kreatif dan Teknologi Modern
Dalam visi pembaruan tradisi, Fadli Zon menyerukan pendekatan kreatif yang tidak kaku. Cerita-cerita tradisi yang diwariskan turun-temurun didorong untuk dikombinasikan dengan berbagai media, mulai dari wayang, boneka, hingga pemanfaatan teknologi imersif dan kecerdasan buatan. Pendekatan ini dimaksudkan untuk memperkaya pengalaman estetika audiens sekaligus membuka saluran akses baru yang lebih relevan dengan gaya hidup kontemporer.
- Kombinasi elemen visual, audio, dan musikal pada narasi tradisional.
- Pemanfaatan teknologi imersif dan AI untuk menghadirkan pengalaman bercerita yang interaktif.
- Modifikasi presentasi cerita agar lebih dekat dengan dinamika kehidupan sehari-hari.
Kurikulum Pelatihan dan Ekspansi Jangkauan Regional
Program ini merupakan pengembangan dari Lomba Cerita Rakyat yang sebelumnya telah melibatkan 1.737 peserta dari berbagai lapisan masyarakat. Melalui Neno Warisman, Ketua Komite Gala Indonesia Bercerita, dijelaskan bahwa pelatihan intensif akan diselenggarakan di empat lokasi strategis: Hafidz Indonesia Centre Bekasi, Aceh, Surabaya, dan Bogor.
Para peserta akan menjalani pembinaan selama satu bulan dengan materi yang mencakup sejarah Indonesia, identitas kebangsaan, hingga elaborasi cerita rakyat Nusantara. Target akhirnya bukan sekadar keterampilan teknis bercerita, melainkan kapasitas peserta untuk meneruskan tradisi tersebut secara mandiri di lingkungan sosial masing-masing. Dengan pendekatan terstruktur ini, Kementerian Kebudayaan berharap tradisi lisan dapat tumbuh menjadi gerakan kebudayaan yang inklusif dan berkelanjutan, mewariskan identitas bangsa kepada generasi penerus melalui medium yang dinamis dan inspiratif.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Warga Washington DC Anggap Pemilu Sela AS sebagai 'Referendum' atas Presiden Trump

DPR Desak Pemerintah Kaji Ulang PPN Pembalut: Menstruasi Bukan Gaya Hidup, Melainkan Kebutuhan Biologis

BGN Efisienkan Anggaran MBG: Biaya Operasional Dapur Dibatasi Rp3.000 per Penerima
