Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Haji Isam Akuisisi Bayan Resources Rp52,53 Triliun, Direksi Bakal Dirombak di RUPSLB November

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNN Ekonomi
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Haji Isam Akuisisi Bayan Resources Rp52,53 Triliun, Direksi Bakal Dirombak di RUPSLB November
BAGIKAN:

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) segera melakukan perombakan besar-besaran pada susunan direksi dan komisarisnya usai saham pengendali dicaplok oleh pengusaha batu bara Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam. Rencana strategis ini secara resmi terungkap melalui surat pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 23 November 2026. Langkah ini menandai babak baru bagi perusahaan tambang tersebut setelah transaksi akuisisi raksasa berhasil terealisasi.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dirilis Jumat lalu (30/10), manajemen Bayan menegaskan bahwa RUPSLB tersebut memiliki dua agenda utama yang krusial untuk kelangsungan bisnis. Kedua poin agenda rapat yang harus disetujui para pemegang saham adalah:

  • Persetujuan atas perubahan susunan anggota direksi perseroan.
  • Persetujuan atas perubahan susunan anggota dewan komisaris perseroan.

Dalam Bayang-Bayang Transaksi Rp52,53 Triliun

Perombakan kepemimpinan ini merupakan konsekuensi logis dari aksi korporasi PT Jhonlin Baratama, anak usaha Haji Isam, yang memborong 10 miliar lembar saham Bayan Resources pada Kamis (17/9) malam. Transaksi ini didasari penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (Conditional Sale and Purchase Agreement) yang ditandatangani pada 16 September 2026 oleh pendiri perusahaan, Low Tuck Kwong, bersama putrinya, Elaine Low. Menurut laporan Bloomberg News yang terbit pada 9 September, penawaran akuisisi ini senilai sekitar US$3 miliar atau setara dengan Rp52,53 triliun (asumsi kurs Rp17.510 per dolar AS), sebuah angka yang diklaim hanya sebagian kecil dari nilai pasar aktual perusahaan.

Manajemen Bayan menegaskan bahwa meskipun transaksi ini masih bergantung pada pemenuhan sejumlah conditions precedent, penyelesaian akuisisi tidak akan menimbulkan dampak negatif material bagi operasional, hukum, maupun kondisi keuangan perseroan. Kepemilikan 10.000.000.500 saham biasa yang akan dikuasai pembeli diprediksi akan memberikan kendali penuh atas arah strategis perusahaan di masa depan.

Implikasi dan Arah Kelolaan ke Depan

Keberhasilan akuisisi ini menandai peralihan kepemilikan mayoritas dari keluarga Low ke tangan Haji Isam, yang diketahui sebelumnya mengincar penguasaan 62 persen saham Bayan Resources. Dengan masuknya investor baru ini, perubahan struktur komando di tingkat direksi dan komisaris menjadi instrumen penting untuk menyelaraskan visi bisnis tambang batu bara tersebut dengan portofolio lebih luas milik Jhonlin Group. Para pemegang saham kini menunggu hasil RUPSLB November nanti untuk melihat siapa saja figur strategis yang akan mengisi posisi kunci perusahaan, yang secara efektif akan menentukan kebijakan dividen dan ekspansi pasar PT Bayan Resources Tbk dalam jangka panjang.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸