Cegah Balap Liar, Pemkot Jaksel Tutup Lima Akses JLNT Antasari Saat Akhir Pekan
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) melakukan pemasangan portal di lima titik akses Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Antasari untuk mengantisipasi maraknya balap liar di kawasan tersebut. Kebijakan penutupan akses ini akan diberlakukan secara periodik setiap akhir pekan, tepatnya mulai Sabtu, 14 November 2026, dari pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Langkah tegas ini diambil guna menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas di area strategis Jakarta Selatan.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Oktavianus Pasaribu, menjelaskan bahwa pemasangan portal di lima titik tersebut telah selesai dikerjakan dan siap difungsikan. "Kita tutup dengan pemasangan portal karena banyak balap liar," ujarnya. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut atas aduan masyarakat yang merasa resah terhadap gangguan keamanan yang ditimbulkan oleh aktivitas balap liar di jalanan layang tersebut.
Lima titik portal akses yang dipasang meliputi On Ramp Terminal Blok M di Kelurahan Melawai, dua titik On Ramp Kantor Wali Kota Jakarta Selatan di Kelurahan Petogogan, On Ramp Masjid Al-I'tisham di Kelurahan Cipete Selatan, serta Off Ramp Pasar Cipete Selatan di Kelurahan Cilandak Barat. Dengan penutupan akses ini, pihak berwenang berharap potensi kecelakaan lalu lintas dapat ditekan serta tercipta rasa aman bagi warga sekitar dan pengguna jalan lainnya.
Untuk memastikan kebijakan ini berjalan lancar, Pemkot Jaksel terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas melalui berbagai saluran media sosial resmi. Kebijakan penutupan periodik JLNT Antasari ini disepakati bersama unsur Tiga Pilar, yaitu Pemerintah Kota Jakarta Selatan, TNI, dan Polri. Bernad menegaskan bahwa langkah ini bertujuan demi menjaga keamanan dan keselamatan bersama.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

BPS: Penumpang LRT Jakarta Melonjak 66 Persen Sepanjang September 2026, Transjakarta Tembus 39 Juta Orang

Wisatawan ke Jakarta Capai 8,58 Juta Perjalanan, Naik 6,37 Persen Sepanjang September 2026

Jaga Aliran Limbah: Sudin SDA Kepulauan Seribu Bersihkan Bak Kontrol IPAL Panggang Antisipasi Banjir
