Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

BEI Jelaskan Fluktuasi IHSG Pasca Penghapusan 81 Saham HSC dari Perhitungan

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNN Ekonomi
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

BEI Jelaskan Fluktuasi IHSG Pasca Penghapusan 81 Saham HSC dari Perhitungan
BAGIKAN:

Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan klarifikasi resmi mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat mengalami tekanan di awal perdagangan Senin (2/11), menyusui perubahan metodologi perhitungan indeks. Meskipun 81 saham dengan kepemilikan konsentrasi tinggi (High Shareholding Concentration/HSC) telah resmi dikeluarkan dari perhitungan indeks, dinamika pasar tetap menunjukkan fluktuasi wajar yang dipengaruhi oleh mekanisme harga dan suplai-demand di pasar modal.

Pengeluaran Saham HSC dan Penyesuaian Data

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menegaskan bahwa proses penghapusan saham-saham HSC tersebut sudah dilakukan secara sistematis pada Jumat (30/10), tepat setelah penutupan sesi perdagangan. "Di hari Jumat, setelah pasar tutup, seluruh saham HSC sudah dikeluarkan dari mesin perhitungan indeks. Mungkin hari ini ada beberapa data vendor yang masih belum menyesuaikan," ujar Jeffrey di Gedung BEI, Jakarta Selatan. Penyesuaian ini bertujuan untuk membuat indeks lebih merepresentasikan pergerakan riil pasar, mengingat saham HSC memiliki porsi kepemilikan yang sangat terkonsentrasi pada segelintir pihak sehingga likuiditas perdagangan bebasnya relatif terbatas.

Dengan dikeluarkannya 81 saham HSC tersebut dan diperhitungkannya saham-saham baru dari papan akselerasi, total jumlah saham yang menjadi dasar perhitungan IHSG saat ini tersisa sebanyak 837 saham. Jeffrey menjelaskan bahwa naik turunnya indeks adalah mekanisme pasar yang sedang bekerja secara alamiah. "Naik turun itu kan memang dinamika pasar. Mekanisme pasar sedang bekerja. Indeks hanya mengeluarkan itu," tegasnya, merujuk pada respons pasar terhadap perubahan komposisi indeks yang baru. Sentimen ini membuat pelaku pasar perlu beradaptasi dengan bobot indeks yang lebih murni tanpa dominasi kepemilikan konsentrasi tinggi.

Dampak Jangka Pendek pada Aktivitas Pasar

Berdasarkan data perdagangan real-time dari RTI Infokom pada pukul 11.52 WIB, IHSG sempat dibuka melemah sebesar 42,71 poin atau minus 0,84 persen di level 5.014. Namun, tekanan jual ini tidak bertahan lama, di mana indeks berhasil menembus level terendah 4.981 sebelum berbalik naik dan menyentuh level tertinggi intraday di 5.125. Aktivitas pasar tetap berlangsung cukup ramai dengan volume perdagangan mencapai 19,95 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp6,51 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 914.417 kali transaksi, menunjukkan tingkat keaktifan investor yang tetap terjaga meski ada perubahan fundamental pada penghitungan indeks. Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp8.972,79 triliun, dengan distribusi pergerakan yang menunjukkan 356 saham menguat, 246 melemah, dan 114 saham stagnan.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸