Pemkab Kepulauan Seribu Salurkan Beasiswa bagi 128 Mahasiswa via Baznas

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu secara resmi memperluas akses pendidikan tinggi bagi 128 mahasiswa melalui program Beasiswa Mahasiswa Masa Depan Jakarta (MDJ). Inisiatif ini dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) atau Bazis Kepulauan Seribu, dengan tujuan meringankan beban ekonomi yang kerap menjadi penghalang bagi putra-putri daerah untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
Dukungan Finansial dan Amanah Sosial
Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, menyambut baik komitmen lembaga zakat tersebut. Ia menegaskan bahwa bantuan yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar transaksi finansial, melainkan amanah kepedulian sosial yang harus dijaga. Fadjar menekankan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) andal yang mendukung pembangunan daerah.
- Bupati meminta para penerima beasiswa untuk terus meningkatkan semangat belajar, mengembangkan potensi diri, dan menyelesaikan studi tepat waktu.
- Program mentoring direncanakan untuk memperkuat karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berintegritas.
- Kesuksesan studi diharapkan tidak hanya diukur dari gelar, tetapi juga dari kontribusi ilmu yang bermanfaat bagi sesama setelah lulus.
Strategi Memutus Rantai Kemiskinan
Sementara itu, Ketua Baznas/Bazis Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar, menyatakan bahwa pendidikan merupakan upaya strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan antar generasi. Melalui jalur ini, pola pikir dan daya tahan generasi muda dibentuk agar siap menghadapi tantangan zaman. Abubakar berharap kolaborasi ini mampu menghadirkan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di wilayah kepulauan tersebut.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Ibu Lansia Dituduh Senggol Mobil Sebelum Tewaskan Pemotor di Kembangan, Polisi Ungkap Kronologi

Sudin Perpustakaan Jakut Luncurkan Book Camp 2026: 85 Duta Literasi Targetkan Ekosistem Kebiasaan Baca Berkelanjutan

BPS: Penumpang LRT Jakarta Melonjak 66 Persen Sepanjang September 2026, Transjakarta Tembus 39 Juta Orang
