UNS Kirim APD Modifikasi, Singapura Puji Pengorbanan Petugas Karhutla RI
Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

Dukungan terhadap pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia datang dari dua sisi berbeda. Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo memberangkatkan tim medis beserta Alat Pelindung Diri (APD) modifikasi untuk misi kemanusiaan, sementara Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi ribuan petugas tanggap darurat Indonesia.
Apresiasi Singapura atas Peran Ganda Indonesia
Vivian Balakrishnan menyampaikan penghargaan tersebut dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir di Gedung Palapa, Kemlu, Selasa (27/10). Vivian secara spesifik menyebut ribuan personel dan petugas pemadam kebakaran Indonesia yang bekerja tanpa kenal lelah selama beberapa minggu terakhir dalam kondisi yang sulit dan berbahaya. Ia juga mencatat adanya petugas yang mengalami luka hingga cedera saat bertugas di garis depan, serta mendoakan kesembuhan mereka.
Vivian turut memuji pemerintahan Prabowo Subianto atas upaya penanggulangan karhutla, yang menurutnya telah mencakup pengiriman ribuan personel, pengerahan water bombing, dan operasi modifikasi cuaca (OMC). Kolaborasi lintas negara menjadi poin utama pernyataan Vivian, mengingat karhutla di Indonesia telah memicu kabut asap di negara tetangga, termasuk Singapura, yang sempat mencatat indeks kualitas udara dalam kategori tak sehat.
Pendampingan Medis dan Perlindungan dari UNS
Di dalam negeri, Universitas Sebelas Maret (UNS) menginisiasi bantuan langsung dengan memberangkatkan tim medis untuk menjalankan misi kemanusiaan di lokasi terdampak. UNS menyumbangkan APD modifikasi yang dirancang khusus untuk mendukung keselamatan para pejuang pemadam api dalam kondisi lapangan yang ekstrem.
- Menlu Singapura memuji kerja keras ribuan personel dan petugas pemadam kebakaran Indonesia di garis depan karhutla.
- Pemerintahan Prabowo Subianto diapresiasi atas pengiriman ribuan personel, water bombing, dan operasi modifikasi cuaca (OMC).
- UNS Solo mengirimkan tim medis dan APD modifikasi untuk misi kemanusiaan di wilayah terdampak.
- Karhutla Indonesia berdampak lintas negara, menyebabkan kabut asap dan indeks udara tak sehat di Singapura.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Tiga Peserta Aksi Sumpah Pemuda di HI Akui Bukan Mahasiswa dan Disebut Dibayar

MA Putuskan Suket Penyetaraan Pendidikan Gibran Tidak Sah, Jejak Hukum dari PN hingga MK Terekam

Mahkamah Agung Nyatakan Suket Pendidikan Gibran Tidak Sah Lewat Putusan Kasasi
