Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

BGN Duga Bumbu Kacang Sate MBG Picu Keracunan 13 Siswa di Bogor

Ekonomi & PasarHendra GunawanHendra GunawanSumber: CNN Ekonomi
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

BGN Duga Bumbu Kacang Sate MBG Picu Keracunan 13 Siswa di Bogor
BAGIKAN:

Badan Gizi Nasional (BGN) mengidentifikasi dugaan sementara penyebab insiden keracunan massal yang menimpa siswa SMP di Dramaga, Bogor, Jawa Barat, yakni bumbu kacang pada menu sate dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, menegaskan bahwa jumlah korban yang masih menjalani observasi medis adalah 13 orang, bukan ratusan seperti yang sempat beredar di media massa.

Klarifikasi Data dan Kronologi Peristiwa

Tysa meluruskan informasi keliru yang menyebutkan 481 atau 400 siswa menjadi korban. Ia menjelaskan bahwa angka 400 tersebut berasal dari jumlah siswa yang diinterogasi oleh guru pada Selasa pagi mengenai keluhan sakit perut setelah menyantap MBG pada Senin (26/10) siang. Dari total 2 ribu lebih penerima manfaat di dua sekolah di Dramaga, hanya 40 orang yang memerlukan observasi lanjutan hingga siang hari, dan tersisa 13 orang yang masih dipantau hingga sore hari.

  • Dugaan Penyebab: Bumbu kacang pada menu sate MBG yang tidak diproses dari awal oleh dapur penyedia.
  • Kronologi: Siswa menyantap makanan pada Senin (26/10) siang; keluhan diare muncul pada Selasa dini hari.
  • Status Korban: 13 siswa masih dalam observasi; sebagian besar kondisi membaik dan dipulangkan.

Investigasi Dapur dan Tanggung Jawab Pemerintah

Hasil investigasi awal menunjukkan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG penyedia menu tersebut menggunakan bumbu kacang yang sudah dalam kondisi digiling, bukan diproses dari bahan mentah. Saat ini, sampel makanan masih terus diuji untuk memastikan penyebab pasti, sementara SPPG terkait telah dikenakan sanksi suspensi oleh BGN. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memastikan bahwa seluruh pembiayaan pengobatan siswa, baik di Puskesmas Cangkurawok maupun rumah sakit rujukan, ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ