Mantan Ketua Jakmania Sarankan Persija Tidak Banding Sanksi Enam Laga Tandang dari PSSI
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Persija Jakarta dijatuhi sanksi larangan tampil dalam enam laga tandang serta denda total Rp90 juta oleh Komite Disiplin PSSI. Hukuman tersebut diberikan menyusul kerusuhan suporter saat tim Macan Kemayoran menghadapi Persita Tangerang pada Sabtu (17/10).
Rincian denda yang ditetapkan mencakup Rp30 juta akibat kericuhan di tribune dan Rp60 juta atas penyalaan petasan serta pelemparan flare. Menanggapi keputusan itu, mantan Ketua Umum The Jakmania, Ferry Indrasjarief, menyarankan agar manajemen Persija tidak mengajukan banding.
Ferry menilai sanksi larangan bertandang tersebut cukup masuk akal dan harus menjadi momentum introspeksi bagi seluruh suporter Persija. Menurutnya, upaya memaksakan diri untuk berangkat ke laga tandang justru berpotensi memicu keramaian baru, termasuk di media sosial.
Saran tersebut disampaikan Ferry di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, menjelang pertandingan Persija melawan Arema pada Rabu (21/10). Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang telah diberikan PSSI seharusnya bisa dijaga dengan baik oleh para pendukung klub.
Meski mengakui hukuman tersebut merugikan tim secara materiil, Ferry memandang Komdis PSSI menjatuhkan sanksi berdasarkan regulasi yang telah diperhitungkan secara matang, bukan berdasarkan preferensi pribadi.


