Kebakaran Arjuno-Welirang Hanguskan 736,8 Hektare, Titik Api Berjarak 2-3 Km dari Permukiman

Berita Nasional
Ahmad HidayatAhmad Hidayat
Sumber: CNN Nasional
Ahmad Hidayat
Ahmad Hidayat
Analis Politik

Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

Kebakaran Arjuno-Welirang Hanguskan 736,8 Hektare, Titik Api Berjarak 2-3 Km dari Permukiman
BAGIKAN:

Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Arjuno-Welirang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, telah menghanguskan 736,8 hektare lahan hingga Rabu (21/10) sore. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Satriyo Nurseno menyatakan bahwa luas area terbakar masih bisa bertambah karena api belum padam.

Menurut laporan BPBD Jatim, api pertama kali muncul pada Jumat (16/10) di Gunung Ringgit, Desa Ledug, Kecamatan Prigen. Penyebab kebakaran belum diketahui dan penyelidikan masih berjalan. Saat ini, titik api berjarak sekitar 2-3 kilometer dari permukiman warga sehingga aktivitas masyarakat tidak terdampak secara langsung dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Pantauan visual petugas menunjukkan kepulan asap di Area Pecalukan (Kop Kopan) dan Bukit Limas. Karena api bergerak ke arah Tretes, tim gabungan memasang sekat sebagai langkah antisipasi jika kobaran mendekati perkampungan. Data satelit SiPongi mencatat masih terdapat 53 titik panas di wilayah Arjuno-Welirang, dengan rincian satu berskala tinggi dan 52 berskala sedang.

Sebanyak 64 personel gabungan dikerahkan untuk memadamkan api dari darat. UPT Tahura R Soerjo juga memberangkatkan 40 personel lewat Claket yang kemudian dibagi menjadi dua tim menuju Bukit Lali Jiwo dan Bukit Torong Bunder Sajen. Namun, medan menjadi hambatan utama karena titik api kerap berada di punggungan gunung yang tidak bisa dijangkau kendaraan bermotor, sehingga pemadaman hanya dapat dilakukan secara manual dengan berjalan kaki mendaki.

Tim Reaksi Cepat BPBD Jatim bersama BPBD Kabupaten Mojokerto saat ini memantau pergerakan api dari Pos Pendakian Bukit Cendono, Mojokerto, sambil berkoordinasi dengan pihak terkait di setiap wilayah terdampak.

Selain di Pasuruan, karhutla juga melanda Tamankursi, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, sejak Kamis (15/10). Tim gabungan memantau titik api dari Pos Mata Air 2 sampai blok Penyonsonan, sementara kepulan asap juga tampak di Puncak Gunung Argopuro. Luas area terbakar di lokasi ini belum diketahui, namun vegetasi yang terdampak meliputi rumput, semak, dan cemara gunung. Medan yang terjal membuat petugas belum bisa melakukan pemadaman secara manual di kawasan tersebut.

Meow! Tanya Nesi!
😸