Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Prabowo Lantik Tandyo Budi Revita Jadi KSAD, Gantikan Posisi Strategis di TNI

PolitikSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Prabowo Lantik Tandyo Budi Revita Jadi KSAD, Gantikan Posisi Strategis di TNI
BAGIKAN:

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/10). Pelantikan ini menjadi sorotan utama karena Tandyo hanya menjabat sebagai Wakil Panglima TNI selama kurang lebih dua bulan. Proses sakral tersebut dilakukan serentak dengan sejumlah pejabat negara lainnya, di mana Tandyo mengucapkan sumpah jabatan persis mengikuti panduan Kepala Negara.

Setelah pembacaan sumpah, Tandyo menandatangani berita acara pelantikan untuk mengukuhkan dirinya dalam posisi baru. Ini bukan satu-satunya mutasi di hari itu. Prabowo juga mengesahkan Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI. Jabatan Wakil Panglima yang ditinggalkan Tandyo kini resmi diisi kembali untuk menjaga struktur komando tertinggi militer tetap stabil.

Agenda pelantikan berlanjut dengan pengukuhan beberapa pejabat strategis lainnya. Satyawan Pudyatmoko diangkat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN), sebuah lembaga baru yang fokus pada ekologi dan mitigasi bencana alam. Di bidang pertahanan dan hukum, Richard Tampubolon dan Yusuf Jauhari dilantik menjadi Wakil Menteri Pertahanan, sementara Maulana Bunguran dipercaya sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Terakhir, Alim Setiawan resmi menjadi Wakil Menteri Pertanian. Deretan nama ini menunjukkan rekonstruksi kabinet yang komprehensif.

Karier militer Tandyo bergerak cepat. Ia baru saja dilantik sebagai Wakil Panglima TNI pada Minggu, 10 Agustus 2025, dalam upacara gelar pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusdiklatpassu, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Hanya selang beberapa bulan, ia sudah dipromosikan ke puncak perwira tinggi AD. Kecepatan rotasi ini jarang terjadi dalam hierarki TNI, biasanya memerlukan masa transisi yang lebih panjang sebelum seseorang duduk di kursi KSAD.

Meskipun cepat naik, Tandyo sebelumnya telah memberikan sinyal kesiapannya. Saat pelantikan Agustus lalu, ia menyatakan bahwa penunjukannya sebagai Wakil Panglima membawa harapan besar untuk membantu penguatan TNI. "Presiden mengangkat saya sebagai wakil panglima tentunya banyak harapan untuk bisa membantu panglima, bisa memperkuat TNI," kata Tandyo. Kini, tugas itu berlipat ganda karena ia harus langsung memimpin operasional Angkatan Darat, bukan sekadar mendampingi Panglima.

Analisis Redaksi

Pemindahan Tandyo dari Wakil Panglima ke KSAD dalam waktu singkat mengindikasikan kebutuhan pemerintah untuk memetakan ulang komando militer secara agresif. Menunjuk mantan Wakil Panglima yang baru satu tahun duduk di posisi tinggi ke jabatan tertinggi AD dapat meminimalkan gesekan internal, mengingat ia sudah memahami dinamika koordinasi dengan Markas Besar TNI. Ini adalah strategi efisiensi birokrasi, namun juga menuntut Tandyo untuk langsung beradaptasi tanpa masa laluku, mengingat kompleksitas tugas KSAD yang jauh lebih luas daripada posisi asisten atau wakil komando.

Sisipkan link: Topik Terkait:#Politik#Prabowo#Lantik#Tandyo#Budi

BERITA TERKAIT (Politik)

Meow! Tanya Nesi!
😸