Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Pertamina Perkuat Bank Sampah Putri Nyale Dukung Kebersihan Mandalika

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNBC Indonesia
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Pertamina Perkuat Bank Sampah Putri Nyale Dukung Kebersihan Mandalika
BAGIKAN:

PT Pertamina (Persero) menggenjot kapasitas pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Desa Kuta, Lombok Tengah, dengan menyuntikkan bantuan logistik ke Bank Sampah Putri Nyale. Langkah strategis ini diambil menjelang perhelatan akbar Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 guna memastikan kawasan wisata Mandalika tetap bersih dan nyaman bagi pengunjung internasional maupun domestik.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita menegaskan bahwa momentum balapan MotoGP menjadi katalisator untuk memperkuat kepedulian lingkungan sekaligus memberdayakan ekonomi warga sekitar sirkuit. "Kebersihan lingkungan dan daerah wisata saling terkait, karena kalau daerahnya bersih, wisatawan akan senang hadir," ujar Arya dalam keterangan tertulis pada Sabtu (10/10/2026).

Arya merinci mekanisme kerja bank sampah yang kini semakin vital. Sampah anorganik dipilah dan diolah menjadi produk bernilai jual tinggi, sementara residu organik dimanfaatkan sebagai pupuk kompos. Edukasi ini dirancang agar masyarakat tidak hanya membuang limbah, tetapi juga menghasilkan nilai rupiah tambahan dari aktivitas pemilahan tersebut. Untuk mendukung operasional, Pertamina menyerahkan motor listrik roda tiga khusus pengangkut sampah serta unit penampungan berukuran besar.

Ketua Bank Sampah Putri Nyale, Hanila, menyambut baik intervensi infrastruktur ini. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya, keterbatasan armada membuat jangkauan layanan terhadap 20 dusun di Desa Kuta menjadi tidak optimal. Dengan adanya kendaraan listrik baru, pengelola kini mampu memperluas rute penjemputan dan mengangkut volume sampah yang jauh lebih besar, terutama saat aktivitas dunia usaha meningkat drastis selama event olahraga berlangsung.

Sejarah singkat menunjukkan ketangguhan lembaga ini. Berdiri sejak 2022 untuk menjawab minimnya fasilitas pemrosesan di desa tersebut, operasional sempat terhenti pada 2023 akibat krisis pasokan air sumur bor dan kekurangan alat. Namun, kolaborasi lintas pihak berhasil membangkitkan kembali fungsinya. Hanila menekankan bahwa kehadiran Pertamina menutup celah logistik yang selama ini menghambat efisiensi pengelolaan limbah di kawasan strategis pariwisata nasional itu.

Analisis Redaksi

Intervensi Pertamina ini bukan sekadar filantropi biasa, melainkan investasi reputasi jangka panjang yang terintegrasi dengan keberlanjutan acara berskala global. Dalam ekosistem pariwisata modern, citra destinasi sangat bergantung pada manajemen limbah yang efektif; kegagalan menangani sampah di Mandalika bisa berdampak langsung pada persepsi negatif terhadap penyelenggara acara dan pemerintah daerah. Oleh karena itu, dukungan logistik berupa motor listrik dan tempat penampungan adalah respons pragmatis terhadap bottleneck operasional yang telah lama dialami komunitas lokal.

Penting dicermati apakah bantuan ini bersifat satu kali atau berkelanjutan. Jika tanpa pendampingan teknis lanjutan pasca-event, ada risiko peralatan mangkrak setelah sorotan media mereda. Keberhasilan model ini harus diukur dari kemampuan mandiri Bank Sampah Putri Nyale dalam mengelola arus kas dari penjualan sampah daur ulang, sehingga mereka tidak terus-menerus bergantung pada subsidi korporat. Ini menjadi ujian sesungguhnya bagi pemberdayaan masyarakat berbasis TJSL di sektor energi.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ