Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Gerindra Apresiasi Dukungan Golkar untuk Prabowo di Pilpres 2029

PolitikSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Gerindra Apresiasi Dukungan Golkar untuk Prabowo di Pilpres 2029
BAGIKAN:

Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso menyatakan apresiasi mendalam atas sikap politik Partai Golkar yang siap mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2029. Pernyataan ini menegaskan soliditas koalisi pemerintahan saat ini mulai melebar ke wacana kontestasi elektoral mendatang, meskipun masa jabatan masih berjalan.

Sugiat menyampaikan rasa terima kasihnya kepada kawan-kawan partai lain atas doa dan dukungan tersebut. "Ya, prinsipnya kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan dari kawan-kawan partai lain terhadap Pak Prabowo pada Pilpres 2029," ujar Sugiat kepada wartawan, Sabtu (10/10), sebagaimana dikutip dari detiknews. Sikap terbuka ini menunjukkan bahwa komunikasi antar-elit partai pengusung pemerintah telah menyentuh aspek strategis jangka panjang.

Tidak hanya elit partai, aspirasi dari tingkat akar rumput internal Gerindra juga mengarah pada satu titik: keinginan agar Prabowo kembali maju. Sugiat menjelaskan bahwa kader-kader di bawah sudah menyuarakan harapan serupa. Hal ini menjadi modal sosial bagi Prabowo untuk menavigasi dinamika politik nasional tanpa kehilangan basis pendukung militannya.

Mengenai komposisi pasangan calon, Sugiat menekankan bahwa keputusan final berada di tangan mutlak Ketua Umum DPP sekaligus Ketua Dewan Pembina. Ia belum bisa memastikan siapa sosok pendamping Prabowo nanti. "Tapi memang kalau di mekanisme di internal Gerindra terkait dengan Pilpres itu menjadi kewenangan mutlak Pak Prabowo lah kan. Siapa nanti calon wakil presidennya dan keputusan-keputusan strategis lainnya," tegasnya. Partainya memilih tunduk dan patuh sepenuhnya pada keputusan sang ketua umum.

Dukungan ini merespons pernyataan sebelumnya dari Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia. Doli mengklaim posisi berdiri partainya jelas dalam menghadapi Pilpres 2029. "Standing position Golkar kan jelas, bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo, ya," kata Doli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/10). Namun, Doli mengingatkan bahwa penentuan calon wakil presiden biasanya baru diputuskan menjelang pendaftaran pasangan calon, sehingga ruang negosiasi masih sangat lebar.

Analisis Redaksi

Pernyataan dini mengenai dukungan capres 2029 oleh dua kekuatan besar politik—Gerindra dan Golkar—menandakan pergeseran fokus elite dari sekadar menjaga stabilitas pemerintahan menuju konsolidasi kekuatan untuk pemilu berikutnya. Langkah ini berpotensi mempersempit ruang gerak oposisi atau partai menengah yang berharap membangun poros alternatif, mengingat dominasi suara kedua partai ini cukup signifikan dalam peta elektoral nasional.

Kewenangan penuh Prabowo dalam menentukan cawapres juga mencerminkan sentralisasi pengambilan keputusan yang khas dalam struktur kepemimpinan beliau. Bagi publik, hal ini berarti kejelasan figur pendamping akan muncul di fase terakhir kampanye, menciptakan ketidakpastian taktis bagi lawan politik hingga batas waktu pendaftaran resmi tiba. Publik perlu memantau apakah konsistensi dukungan ini bertahan hingga tahap teknis pencalonan atau justru berubah seiring manuver politik yang lebih dinamis di tahun-tahun mendatang.

BERITA TERKAIT (Politik)

Meow! Tanya Nesi!
😸