Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Bank Mandiri Rilis Layanan Emas Terintegrasi di Livin', Jadi Bank Pertama Berlisensi Bulion

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNN Ekonomi
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Bank Mandiri Rilis Layanan Emas Terintegrasi di Livin', Jadi Bank Pertama Berlisensi Bulion
BAGIKAN:

Bank Mandiri resmi meluncurkan layanan emas (bulion) yang terintegrasi penuh dalam super app Livin' by Mandiri, bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-28 perseroan. Langkah strategis ini menjadikan Bank Mandiri sebagai bank konvensional pertama di Indonesia yang mengantongi lisensi bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan demikian, nasabah kini dapat membuka tabungan emas, membeli, menjual, mencicil, menitipkan, hingga menarik emas fisik secara real-time selama 24 jam tanpa perlu berpindah aplikasi.

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Saptari menegaskan bahwa inisiatif ini dirancang bukan sekadar menyediakan etalase jual-beli digital, melainkan solusi finansial end-to-end. "Kami menghadirkan solusi finansial end-to-end yang memberi kendali penuh bagi nasabah untuk merencanakan, mengelola, hingga mencairkan emas sesuai siklus kebutuhan hidup mereka, cukup dari satu genggaman," ujar Saptari dalam keterangan resminya pada Jumat (9/10).

Aksesibilitas menjadi fokus utama dalam ekosistem baru ini. Melalui fitur Tabungan Emas, nasabah bisa memiliki rekening emas untuk merek terkemuka seperti ANTAM Logam Mulia dan HRTA GOLD Emasku. Setoran awal dimulai dari 0,02 gram atau sekitar Rp50.000, sementara pembelian selanjutnya sangat terjangkau mulai dari 0,005 gram atau sekitar Rp10.000. Transaksi beli dan jual dilakukan secara real-time dengan pemantauan pergerakan harga langsung di dalam aplikasi.

Untuk mengakomodasi kebutuhan akselerasi kepemilikan aset, Bank Mandiri juga memperkenalkan fasilitas pembiayaan KSM Emas (Kredit Serbaguna Mandiri Emas). Skema cicilan ini menawarkan bunga ringan dan kompetitif, di mana saat pelunasan selesai, saldo otomatis masuk ke Tabungan Emas yang siap ditransaksikan. Keunggulan signifikan lainnya adalah mekanisme price lock atau penguncian harga pada saat pengajuan, sehingga nasabah bebas dari risiko volatilitas harga emas di masa depan.

Fleksibilitas puncak terlihat pada fitur Ambil Emas, yang memungkinkan konversi saldo digital menjadi logam mulia batangan fisik. Pengambilan dapat dilakukan mandiri melalui jaringan ATM Emas Bank Mandiri atau kantor cabang. Prosesnya sederhana: nasabah memilih menu "Ambil Emas" di aplikasi, memindai kode QR di mesin ATM, mengikuti instruksi layar untuk memilih pecahan, memasukkan kode verifikasi, lalu mengambil emas beserta struk transaksi. Hingga Agustus 2026, platform ini didukung oleh basis pengguna Livin' by Mandiri yang telah mencapai 42,1 juta orang.

Analisis Redaksi

Pergeseran paradigma dari penyimpanan pasif menuju integrasi aktif dalam super app menunjukkan ambisi besar Bank Mandiri mendominasi pasar investasi ritel. Dengan status sebagai bank konvensional pertama berlisensi bulion, Mandiri tidak hanya bermain di ranah perbankan tradisional tetapi memasuki arena fintech investasi yang sebelumnya didominasi pemain non-bank. Ini merupakan manuver defensif sekaligus ofensif; mempertahankan loyalitas jutaan pengguna Livin' sambil merebut pangsa pasar investor muda yang melek teknologi namun membutuhkan jaminan keamanan institusi perbankan formal.

Mekanisme price lock pada kredit emas adalah jawaban cerdas terhadap keraguan psikologis calon debitur akan fluktuasi harga komoditas global. Fitur ini mengubah persepsi utang emas dari 'berisiko tinggi' menjadi 'terukur'. Namun, tantangan sesungguhnya terletak pada likuiditas fisik. Jika permintaan penarikan emas fisik melonjak drastis akibat kepercayaan diri konsumen pasca-peluncuran, kesiapan infrastruktur logistik dan stok bullion Mandiri akan diuji. Keberhasilan jangka panjang bergantung pada kemampuan mereka menjaga spread harga yang kompetitif agar tetap menarik dibandingkan alternatif investasi lain.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸