Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Biznet: Masyarakat Indonesia Butuh Peningkatan Kesadaran Bandwidth, Bukan Hanya Harga Murah

TeknologiFitriani NingsihFitriani NingsihSumber: CNN Teknologi
Fitriani Ningsih
Fitriani Ningsih
Jurnalis Siber

Fokus pada isu keamanan siber, kecerdasan buatan, dan tren teknologi masa depan.

Biznet: Masyarakat Indonesia Butuh Peningkatan Kesadaran Bandwidth, Bukan Hanya Harga Murah
BAGIKAN:

Senior Manager Marketing Biznet Adrianto Sulistyo memperingatkan bahwa prioritas utama masyarakat Indonesia dalam memilih paket internet masih terjebak pada harga termurah, mengabaikan kebutuhan bandwidth yang memadai. Fenomena ini, menurutnya, menjadi salah satu kendala signifikan dalam ekspansi layanan dan digitalisasi yang merata di seluruh wilayah.

"Sekarang masyarakat Indonesia masih cari mana yang paling murah, bukan bandwidthnya yang dipilih. Jadi, kalau dilihat, kayaknya kesadaran tentang kebutuhan bandwidth masih kurang," ujar Adrianto saat menghadiri acara Media Gathering Biznet 26th Anniversary di Jakarta, Rabu (7/10). Ia menegaskan bahwa perusahaannya sebenarnya telah menyediakan opsi kecepatan yang memadai, namun pola pikir konsumennya belum bergerak ke arah kebutuhan teknis.

Namun, tren ini diprediksi berubah. Adrianto mengamati bahwa kebutuhan akan kecepatan tinggi akan meningkat seiring menjamurnya teknologi smarthome di pengembang properti baru. "Tahun ini banyak sekali kami melihat developer-developer rumah baru ataupun rumah-rumah yang sekarang itu sudah mulai smarthome, dan otomatis pemilihan bandwidth-nya sudah enggak bisa yang lebih kecil," jelasnya. Ia mengambil contoh smart CCTV yang kini umum digunakan, bahkan di rumah-rumah tangga, untuk pemantauan jarak jauh dan komunikasi keluarga, yang menuntut jaringan stabil dan berkualitas.

Dalam dukungan infrastruktur perangkat, Biznet juga menekankan pergeseran teknologi dari Wi-Fi extender ke mesh Wi-Fi. Teknologi ini memungkinkan cakupan internet yang luas antar lantai atau area secara seamless tanpa perlu menambah SSID terpisah. "Mungkin 5 saat ini teknologi udah mesh wifi, di mana pindah antara satu lantai ke lantai berikutnya atau mungkin ke area lainnya sudah seamless," papar Adrianto. Ini menjadi kunci agar berbagai perangkat pintar yang saling terhubung dapat beroperasi optimal.

Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet memperkuat kesiapan infrastrukturnya dengan mengoperasikan AI-Ready Data Center untuk mendukung era kecerdasan buatan. Perusahaan juga melanjutkan pengembangan jaringan kabel fiber optik bawah laut. Setelah sukses mengoperasikan Biznet Nusantara Cable System (BNCS) sejak 2024, kini Biznet tengah mempersiapkan Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan baru ini akan menghubungkan Surabaya (Jawa), Banjarmasin (Kalimantan), Sumenep (Madura), dan Buleleng (Bali), memperluas jangkauan yang saat ini sudah mencakup lebih dari 200 kota/kabupaten dengan 3 juta homepass.

Analisis Redaksi

Secara fundamental, pernyataan Adrianto Sulistyo mengisyaratkan adanya "gap" antara infrastruktur yang tersedia dengan literasi digital konsumen. Selama masyarakat memandang internet semata-mata sebagai komoditas harga murah, ISP seperti Biznet akan kesulitan mendorong adopsi layanan premium yang lebih menguntungkan. Namun, tren pembangunan perumahan smarthome memberikan angin segar; kebutuhan perangkat seperti smart CCTV akan secara paksa memaksa konsumen untuk menaikkan standar bandwidth mereka, mengubah perilaku pasar dari harga-oriented menjadi kebutuhan-oriented.

Dampak jangka panjangnya terletak pada percepatan konektivitas antarpulau. Dengan investasi ganda pada AI-Ready Data Center dan sistem kabel bawah laut BNCS-2, Biznet tidak hanya menjual akses internet, tetapi membangun ekosistem digital nasional. Jika infrastruktur ini berhasil memperkecil kesenjangan di wilayah luar Jawa seperti Kalimantan dan Bali, maka potensi ekonomi digital dari daerah tersebut bisa terakselerasi, memberikan ruang bagi Biznet untuk memperluas pangsa pasar di luar pusat-pusat urban Jawa.

BERITA TERKAIT (Teknologi)

Meow! Tanya Nesi!
😸