Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Sinar Natrium untuk Truk Tiongkok: Kapasitas 90 Persen di Suhu Ekstrem dan Proyek Produksi 10 GWh

TeknologiKelvin WijayaKelvin WijayaSumber: Antara News
Kelvin Wijaya
Kelvin Wijaya
Software Engineer

Membahas teknologi dari kacamata pengembang dan inovasi perangkat lunak.

Sinar Natrium untuk Truk Tiongkok: Kapasitas 90 Persen di Suhu Ekstrem dan Proyek Produksi 10 GWh
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Untuk mendukung adopsi masif teknologi ini, HiNa telah menyiapkan pembangunan fasilitas produksi berkapasitas 10 gigawatt-jam (GWh) per tahun di Wuhan, China.
  • Proyek infrastruktur ini disepakati bersama Distrik Jiangxia, Wuhan, pada 14 Oktober 2026 .
  • Tahap pertama pembangunan memiliki kapasitas 3 GWh, dengan konstruksi dijadwalkan mulai awal 2027 dan target produksi awal sebelum akhir tahun yang sama.

HiNa Battery mengambil langkah strategis dengan mengarahkan teknologi baterai ion natrium pada sektor kendaraan komersial listrik di China, menyusul keberhasilan pengujian pada truk berat yang menunjukkan performa stabil di iklim ekstrem. Uji coba pada truk listrik FAW Jiefang J6P membuktikan bahwa baterai ini mampu mempertahankan lebih dari 90 persen kapasitas pakainya pada suhu minus 40 derajat Celsius, sebuah keunggulan krusial untuk operasional armada komersial di berbagai kondisi geografis.

Untuk mendukung adopsi masif teknologi ini, HiNa telah menyiapkan pembangunan fasilitas produksi berkapasitas 10 gigawatt-jam (GWh) per tahun di Wuhan, China. Proyek infrastruktur ini disepakati bersama Distrik Jiangxia, Wuhan, pada 14 Oktober 2026. Tahap pertama pembangunan memiliki kapasitas 3 GWh, dengan konstruksi dijadwalkan mulai awal 2027 dan target produksi awal sebelum akhir tahun yang sama. Langkah ekspansi ini sejalan dengan dorongan pemerintah yang memberikan insentif fiskal bagi pengembangan teknologi baterai alternatif.

Dukungan Fiskal dan Kemitraan Industri

Pemerintah China memberikan insentif signifikan untuk memperkuat rantai pasokan baterai natrium. Berdasarkan pengumuman Kementerian Keuangan, Administrasi Umum Bea Cukai, dan Administrasi Perpajakan China pada 16 Juli 2026, kebijakan pajak konsumsi diterapkan secara diferensial untuk mendorong transisi energi. Rincian kebijakan fiskal tersebut meliputi:

  • Baterai ion natrium dibebaskan dari pajak konsumsi hingga 31 Desember 2028, dengan syarat memenuhi standar nasional.
  • Baterai ion litium tertentu dikenakan pajak konsumsi sebesar 2 persen mulai 1 September 2026.
  • Tarif pajak untuk baterai ion litium akan meningkat menjadi 4 persen pada 1 September 2027.

Secara industri, HiNa juga menjalin kerja sama dengan Chengli Special Automobile Group untuk mengembangkan kendaraan kebersihan bertenaga baterai natrium, mencakup truk pengangkut sampah, kontainer, penyemprot debu, dan pengangkut limbah makanan.

Performa Lapangan dan Tantangan Teknis

Validasi teknis baterai ini didorong oleh pengujian lapangan yang intensif. Dalam pengujian yang berlangsung hampir tujuh bulan hingga Juni 2026, truk FAW Jiefang J6P menggunakan baterai natrium berkapasitas 339 kWh dan berhasil menempuh jarak lebih dari 15.000 kilometer. Pada Agustus 2026, HiNa bersama Tonly Heavy Industries menyerahkan truk tambang listrik dengan sistem baterai natrium berkapasitas 676 kWh kepada tambang Tangshan Sanyou di Provinsi Hebei. Meskipun unggul dalam kinerja suhu rendah dan ketersediaan bahan baku, teknologi ini masih menghadapi tantangan teknis, khususnya pada aspek kepadatan energi gravimetrik minimal 145 Wh/kg serta biaya produksi yang belum konsisten lebih rendah dibanding baterai lithium iron phosphate (LFP). Oleh karena itu, kendaraan berat dan armada komersial ditetapkan sebagai prioritas awal sebelum teknologi ini diperluas ke segmen kendaraan listrik lainnya.

BERITA TERKAIT (Teknologi)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ