⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

ISF 2026 Fokus Ekonomi Hijau di 6-7 Oktober, Hadirkan 200 Pembicara Global

Ekonomi & PasarHendra GunawanHendra GunawanSumber: CNN Ekonomi
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

ISF 2026 Fokus Ekonomi Hijau di 6-7 Oktober, Hadirkan 200 Pembicara Global
BAGIKAN:

Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2026 dijadwalkan berlangsung pada 6-7 Oktober di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, dengan narasi utama "Investing for a Resilient, Sustainable, and Prosperous World". Ajang ini mempertemukan para pemimpin pemerintahan, investor, dan lembaga keuangan secara langsung guna membahas strategi kontribusi pertumbuhan ekonomi serta inovasi teknologi untuk masa depan yang lebih tangguh.

Kehadiran tokoh-tokoh berpengaruh menjadi sorotan dalam event ini. Wakil Sekretaris Jenderal sekaligus Sekretaris Eksekutif UNESCAP, Armida Salsiah Alisjahbana, serta Utusan Khusus Presiden RI Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, dikonfirmasi hadir di samping puluhan pemimpin kebijakan global lainnya. Kehadiran Armida sebagai pejabat senior PBB memberikan bobot strategis yang signifikan terhadap agenda transisi yang dibahas di forum tersebut.

Akar dari forum ini adalah upaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sambil mempercepat transisi rendah karbon. Ketahanan nasional dan peningkatan kualitas hidup masyarakat menjadi fondasi. Melalui wadah ini, Indonesia berupaya mengukuhkan posisinya sebagai simpul penting dalam percakapan global terkait masa depan pertumbuhan berkelanjutan yang tidak hanya sekadar wacana, tetapi berbasis pada data dan komitmen investasi.

Pembahasan di ISF 2026 terbagi menjadi dua pilar utama yang saling melengkapi. Hari pertama akan memfokuskan pada "Powering Low-Carbon Growth" yang menyoroti sektor strategis pendorong ekonomi rendah karbon. Sementara itu, hari kedua mengangkat tema "Enabling a Resilient & Liveable Future" yang membahas faktor pendukung bagi fondasi pertumbuhan yang tangguh dan inklusif secara menyeluruh.

Rachmat Kaimuddin, Ketua Pelaksana ISF 2026, menyatakan bahwa menjaga konsistensi agenda keberlanjutan menjadi semakin krusial di tengah dinamika global. Menurutnya, pertumbuhan hijau harus diposisikan sebagai bagian dari strategi pembangunan inti, bukan sekadar agenda tambahan. Pendapat ini diperkuat oleh Shinta Kamdani, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Kadin Indonesia, yang menilai keberlanjutan kini merupakan bagian dari strategi pertumbuhan dan daya saing dunia usaha di tingkat global.

Analisis Redaksi

Keberlanjutan dalam penyelenggaraan ISF menunjukkan pergeseran paradigma di mana isu lingkungan tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan mesin pertumbuhan. Fakta bahwa lebih dari 30 nota kesepahaman (MoU) di bidang transisi energi berhasil difasilitasi dari penyelenggaraan sebelumnya menjadi modal kuat. Data menunjukkan lonjakan partisipasi dari 2.000 peserta pada 2023 menjadi lebih dari 11.000 pada 2024, membuktikan urgensi kolaborasi lintas sektor yang dipegang teguh oleh para pengambil kebijakan.

Sejumlah 200 pembicara dari berbagai lembaga global, termasuk CTO Danantara Indonesia Sigit Puji Santosa dan CEO The Climate Group Helen Clarkson OBE, akan mengisi lebih dari 20 sesi diskusi. Kehadiran pelaku industri dan akademisi ini mengindikasikan bahwa pasar sedang mencari arah baru dalam investasi yang lebih berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah, investor, dan dunia usaha menjadi kunci untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat luas.

Kepada publik dan pelaku usaha, ISF 2026 terbuka untuk pendaftaran hingga 5 Oktober 2026. Bagi institusi dan investor yang melihat transisi ini sebagai peluang strategis, forum ini menjadi ruang wajib untuk bertukar pengalaman dan eksplorasi solusi yang benar-benar dapat diterapkan. Tantangan ke depan adalah bagaimana memastikan output diskusi ini berubah menjadi kebijakan atau investasi nyata yang memperkuat ketahanan ekonomi nasional secara permanen.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸