Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Kebakaran TPA Jatibarang Belum Padam, 11 Truk Pemadam Dikerahkan Tangani Asap Tebal

Berita DaerahSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Kebakaran TPA Jatibarang Belum Padam, 11 Truk Pemadam Dikerahkan Tangani Asap Tebal
BAGIKAN:

Kobaran api masih menyala di lahan TPA Jatibarang, Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Semarang, setelah kebakaran pertama kali dilaporkan terjadi pada Rabu (30/9). Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang bersama BPBD Jawa Tengah langsung merespons dengan mengerahkan 11 unit truk pemadam ke lokasi untuk memadamkan si jago merah yang menghasilkan asap tebal membubung ke udara.

Tim gabungan bekerja tanpa henti sejak hari pertama kejadian. Sebelas unit truk tersebut bolak-balik menyemprotkan air ke titik-titik panas yang tersebar di area tempat pembuangan akhir itu. Asap tebal terus membubung dan menutupi sebagian kawasan sekitar, menandakan bahwa material yang terbakar memiliki volume cukup besar dan membutuhkan penanganan ekstra.

Hingga Kamis (1/10), petugas di lapangan melaporkan jumlah titik api cenderung berkurang. Meski demikian, kobaran api belum sepenuhnya padam. Kondisi ini memaksa seluruh personel tetap siaga penuh di lokasi untuk mencegah bara yang tersisa kembali menyulut material sampah di sekitarnya.

Pemadaman terus dimaksimalkan oleh tim gabungan. Fokus utama mereka saat ini adalah memastikan tidak ada api susulan yang berpotensi membesar kembali. Karakteristik tumpukan sampah yang mudah menyimpan panas tersembunyi membuat proses pendinginan total memakan waktu lebih lama dari perkiraan awal.

Warga di sekitar Kelurahan Kedungpane dan Kecamatan Mijen menjadi pihak yang paling terdampak langsung. Asap tebal yang membubung dari lokasi kebakaran membawa potensi gangguan pernapasan dan mengurangi jarak pandang pengendara yang melintas di jalur terdekat. Penanganan cepat sangat krusial agar dampak lingkungan ini tidak meluas ke permukiman padat penduduk.

Analisis Redaksi

Kebakaran di fasilitas pembuangan akhir bukan sekadar insiden teknis biasa. Peristiwa ini menguji kesiapan sistem mitigasi bencana daerah, khususnya dalam mengelola risiko di area penumpukan limbah. Pengerahan 11 unit truk pemadam secara simultan menunjukkan skala ancaman yang dihadapi petugas di lapangan. Koordinasi antara Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang dan BPBD Jawa Tengah patut dicatat sebagai langkah responsif, meskipun evaluasi menyeluruh terhadap penyebab pasti terbakarnya lahan TPA tetap wajib dilakukan secara transparan.

Penurunan jumlah titik api hingga Kamis (1/10) memberikan sedikit ruang bernapas bagi warga sekitar. Namun, status api yang belum sepenuhnya padam menyimpan bahaya laten. Gas metana yang terperangkap di bawah tumpukan sampah dapat memicu ledakan kecil atau penyalaan ulang jika suhu inti belum benar-benar turun. Petugas pemadam tidak boleh menurunkan intensitas pengawasan hanya karena secara visual kobaran tampak menyusut.

Langkah logis selanjutnya menuntut pemerintah kota melakukan audit infrastruktur keamanan di seluruh zona aktif TPA Jatibarang. Sistem deteksi dini berupa sensor suhu perlu dipertimbangkan untuk dipasang di titik-titik rawan. Tanpa perbaikan tata kelola pencegahan, insiden serupa akan terus berulang dan membebani anggaran penanganan darurat serta mengancam kesehatan masyarakat yang tinggal di radius paparan asap.

Meow! Tanya Nesi!
😸