Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Supermarket Trans Home di Sleman Ludes Terbakar, Api Muncul dari Belakang Gedung Saat Angin Kencang

Berita DaerahSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Supermarket Trans Home di Sleman Ludes Terbakar, Api Muncul dari Belakang Gedung Saat Angin Kencang
BAGIKAN:

Supermarket bahan bangunan dan elektronik Trans Home di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, ludes terbakar pada Kamis (1/10). Kebakaran ini menghanguskan seluruh isi gedung yang selama ini menjadi salah satu pusat perbelanjaan perlengkapan rumah tangga di wilayah tersebut.

Api dilaporkan pertama kali terlihat dari bagian belakang gedung sekitar pukul 13.00 WIB. Titik awal kemunculan kobaran api di area belakang membuat petugas maupun karyawan memiliki waktu reaksi yang sangat terbatas sebelum asap tebal mengepul memenuhi ruangan.

Kondisi cuaca siang itu memperburuk keadaan secara drastis. Angin kencang membuat api dengan cepat meluas ke seluruh struktur bangunan supermarket. Material mudah terbakar berupa cat, kayu, plastik, dan komponen elektronik di dalam toko menjadi bahan bakar yang mempercepat penjalaran kobaran api hingga tak terkendali.

Hingga laporan ini diturunkan, belum diketahui ada tidaknya korban dalam insiden tersebut. Tim penyelidik juga masih bekerja keras mengumpulkan bukti fisik di lapangan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran yang meratakan bangunan Sleman ini.

Kehancuran total supermarket Trans Home tentu membawa dampak langsung bagi warga sekitar yang selama ini bergantung pada gerai tersebut untuk kebutuhan renovasi maupun perbaikan rumah. Ratusan pekerja di dalam gedung pun kini menghadapi ketidakpastian nasib pekerjaan mereka setelah tempat mereka mencari nafkah rata dengan tanah.

Selain kerugian materiil yang nilainya dipastikan mencapai miliaran rupiah, terbakarnya gudang penyimpanan bahan bangunan memunculkan risiko pencemaran lingkungan. Asap pembakaran material kimia seperti cat dan pelarut berpotensi mengganggu saluran pernapasan warga di permukiman sekitar lokasi kejadian.

Analisis Redaksi

Lokasi titik api yang bermula dari bagian belakang gedung patut mendapat perhatian khusus dalam proses investigasi nanti. Area belakang pusat perbelanjaan umumnya menampung tumpukan barang dagangan, instalasi listrik berkapasitas besar, hingga ruang penyimpanan limbah kemasan. Kelalaian kecil di zona ini, dipadukan dengan hembusan angin kencang, terbukti mampu mengubah percikan api menjadi bencana skala besar dalam hitungan menit.

Ketiadaan informasi mengenai ada tidaknya korban jiwa menunjukkan proses evakuasi masih berlangsung atau pihak berwenang memilih menahan data sampai verifikasi selesai. Langkah ini wajar dilakukan agar tidak memicu kepanikan keluarga karyawan maupun pengunjung yang sedang berada di dalam gedung saat api mulai menjalar pukul 13.00 WIB.

Pihak kepolisian bersama tim laboratorium forensik harus segera mengamankan puing-puing sisa pembakaran sebelum hujan atau aktivitas pembersihan merusak jejak vital. Penelusuran rekaman kamera pengawas di area belakang gedung akan menjadi kunci utama untuk menjawab apakah kebakaran ini murni kecelakaan kerja akibat korsleting listrik atau terdapat faktor kelalaian manusia dalam prosedur keselamatan gudang.

Meow! Tanya Nesi!
😸