⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

IHSG Diramal Rebound, Analis Cermati Sinyal Menguat di Atas Level 6.015

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNN Ekonomi
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

IHSG Diramal Rebound, Analis Cermati Sinyal Menguat di Atas Level 6.015
BAGIKAN:

Sinyal pemulihan pasar saham Indonesia mulai terlihat jelas saat indeks IHSG ditutup di level 6.071 pada perdagangan Rabu (30/9), meskipun sebelumnya melemah 50,56 poin atau minus 0,83 persen. Para analis melihat peluang rebound atau pantulan harga masih terbuka lebar, dengan keyatan utama ada pada kemampuan indeks bertahan di atas titik kritis 6.015.

Herditya Wicaksana, Analis Teknikal MNC Sekuritas, memproyeksikan bahwa posisi IHSG saat ini berada pada bagian wave c dari wave (y). Dalam riset hariannya, ia menegaskan bahwa selama indeks mampu bertahan di atas 6.013, momentum penguatan jangka pendek masih berpeluang berlanjut. Herditya melihat area koreksi terdekat berada di kisaran 6.050-6.079 sebelum indeks menguji kembali target resistance di 6.152-6.196.

Senada, Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas menilai pasar sedang menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah sebelumnya menguji level resistance 6.257. Baginya, tren penguatan indeks akan didominasi oleh pergerakan rekoind selama harga penutupan harian tetap stabil di atas 6.015. Ivan bahkan memprediksi IHSG bisa melaju menuju 6.423 jika berhasil menembus hambatan di 6.257.

Mengingat volatilitas pasar, kedua analis tersebut sama-sama memberikan rekomendasi saham unggulan untuk diwaspadai. Herditya merekomendasikan saham AMRT, BBRI, BRMS, dan DSNG, sementara Ivan menyoroti performa ASII, BBCA, BBRI, dan CPIN. BBRI menjadi satu-satunya saham yang direkomendasikan oleh kedua analis, mencerminkan persepsi positif terhadap kinerja emiten perbankan tersebut.

Dalam pergerakan sebelumnya, data dari RTI Infokom menunjukkan transaksi investor mencapai Rp13,81 triliun dengan volume 30 miliar saham. Dari total saham yang diperdagangkan, 308 saham menguat, 360 terkoreksi, dan 125 stagnan. Level support berikutnya yang perlu dicermati oleh Herditya adalah 6.041 dan 5.984, sedangkan Ivan memantau support lebih dalam di 6.015, 5.850, dan 5.607. Resistance teratas untuk Hari ini diproyeksikan di 6.297 oleh Herditya dan 6.258, 6.423, 6.552, serta 6.712 oleh Ivan.

Analisis Redaksi

Fokus pada level 6.015 sebagai garis pertahanan terakhir menunjukkan bahwa pasar sedang berada di zona konsolidasi yang krusial. Ketika dua analis independen dari MNC Sekuritas dan Binaartha Sekuritas menyepakati level psikologis yang nyaris identik untuk penentuan arah tren, ini mengindikasikan adanya konsensus teknis yang kuat. Investor ritel perlu memahami bahwa "rebound" bukan berarti penguatan permanen, melainkan sekadar koreksi teknikal yang bisa berlanjut atau berbalik arah jika level tersebut jebol.

Apa yang perlu diwaspadai adalah potensi penguatan yang terjebak di area 6.050-6.079, yang disebut Herditya sebagai area koreksi terdekat. Jika indeks gagal menembus resistance pertama di 6.152-6.196, pasar berisiko kembali menguji level 5.984 atau bahkan 5.850. Rekomendasi saham seperti BBRI dan BBCA menjadi penting dipantau karena sektor perbankan biasanya menjadi penentu arah indeks. Langkah logis selanjutnya adalah menunggu konfirmasi penutupan harian di atas level support kunci sebelum menambah posisi, mengingat volatilitas akhir kuartal biasanya tinggi.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸