Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

KPK Telusuri Aset Yayat Sudrajat, Cek Kebun 1,5 Hektare di Subang

HukumSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

KPK Telusuri Aset Yayat Sudrajat, Cek Kebun 1,5 Hektare di Subang
BAGIKAN:

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri jejak kekayaan anggota Polri, Ipda Yayat Sudrajat, dengan melakukan pengecekan fisik terhadap lahan kebun buah seluas 1,5 hektare di Ciater, Subang. Langkah hukum ini dilakukan pada Rabu (30/9) sebagai bagian dari pengembangan penyidikan dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Bekasi yang melibatkan Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang.

Area tersebut diketahui berbentuk lahan glamping yang ditanami durian dan alpukat. Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, aset ini didaftarkan atas nama istri Yayat, Rista. Padahal, Rista sempat dijadwalkan diperiksa sebagai saksi pada Senin (28/9) untuk mengonfirmasi kepemilikan harta ini, namun ia tidak hadir di gedung KPK.

Sebelum penelusuran aset ke Subang, KPK telah menggeledah dua rumah mewah milik Yayat di Cibubur, Jakarta Timur, dan Depok, Jawa Barat. Budi menjelaskan bahwa penyidik menduga Yayat, yang juga dikenal dengan nama Lippo, memiliki belasan aset mewah yang tersebar luas di wilayah Jakarta, Bekasi, Bogor, Sukabumi, dan Karawang.

Yayat menjabat sebagai anggota unit Intelkam Polsek Cimanggis, Depok. Ia diduga kuat terlibat dalam proses pengadaan barang atau jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Saat ini, Yayat berstatus saksi dalam kasus yang ditangani KPK menggunakan Surat Perintah Penyidikan umum, yang berarti penetapan tersangka akan dilakukan seiring berjalannya proses penyidikan.

Penelusuran lintas daerah ini menandai betapa luasnya jaringan aset yang diduga berasal dari praktik korupsi di Bekasi. Dari rumah mewah hingga kebun produktif, KPK sedang memetakan total kekayaan yang tidak lazim dimiliki seorang perwira polisi dengan gaji standar negara.

Analisis Redaksi

Kegagalan kehadiran saksi Rista saat pemeriksaan awal patut diwaspadai. Ini bisa jadi sinyal upaya penutupan celah hukum atau bahkan pembuktian asal-usul dana yang kuat. Aset yang didaftarkan atas nama istri adalah modus klasik untuk meredam sorotan publik terhadap tersangka utama, sekaligus menyulitkan proses sitaan jika tidak ditelusuri dengan baik.

Penggunaan Sprindik umum memberi ruang luas bagi KPK untuk menjerat tersangka baru. Jika aliran dana dari proyek pengadaan di Bekasi terbukti mengarah ke Yayat, maka ia berpotensi naik status menjadi tersangka dalam waktu dekat. Fokus penyidik pada aset produktif seperti kebun durian menunjukkan prioritas KPK untuk memblokir seluruh jalur pencucian uang sebelum dana tersebut dipindahragikan lebih jauh.

Meow! Tanya Nesi!
😸